BorneoFlash.com, TANA PASER – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui penjajakan kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi.
Salah satunya dilakukan melalui audiensi antara Wakil Bupati (Wabup) Paser, Ikhwan Antasari, dengan pihak Universitas Mulia Balikpapan, pada Kamis (7/5/2026).
Pertemuan tersebut membahas rencana kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya pengembangan SDM di Kabupaten Paser.
Wabup Paser, Ikhwan Antasari, menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat melalui berbagai program prioritas, salah satunya program “Ayo Sekolah”.
“Program ini menjadi bagian dari visi pemerintah daerah untuk memastikan akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Paser,” ujar Ikhwan.
Ia menilai, program tersebut menunjukkan keseriusan Pemkab Paser dalam mendorong peningkatan kualitas SDM masyarakat secara berkelanjutan.
“Salah satu fokus kami adalah memastikan anak-anak di Kabupaten Paser mendapatkan kesempatan pendidikan yang lebih baik,” tambahnya.
Ikhwan juga mengungkapkan bahwa Pemkab Paser menargetkan program “1 Desa 1 Sarjana” yang mencakup 139 desa dan 5 kelurahan di wilayah Bumi Daya Taka.
Program tersebut diwujudkan melalui kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi di Kalimantan Timur maupun luar daerah, yang disesuaikan dengan potensi wilayah masing-masing.
Menurutnya, pendidikan tidak hanya berorientasi pada kelulusan, tetapi juga diarahkan untuk mendukung pembangunan daerah asal mahasiswa.
“Contohnya di wilayah pesisir, mahasiswa diarahkan mengambil bidang kelautan, perikanan, hingga teknik perkapalan agar nantinya mampu mengembangkan sektor ekonomi masyarakat pesisir,” jelasnya.
Ikhwan juga menegaskan dukungan Pemkab Paser terhadap program pendidikan gratis yang digagas Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
“Kami ingin memastikan tidak ada lagi anak-anak Kabupaten Paser yang tidak bisa kuliah karena alasan biaya. Pemkab Paser akan hadir menjamin akses pendidikan bagi masyarakat,” tegasnya.
Dalam audiensi tersebut, turut dibahas peluang pengembangan SDM bagi perangkat desa dan ketua RT melalui program pendidikan maupun pelatihan guna meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam mendukung pembangunan daerah.

Pemkab Paser, lanjut Ikhwan, membuka peluang kerja sama lanjutan dengan Universitas Mulia, termasuk kemungkinan penyelenggaraan perkuliahan di luar kampus dan program pendidikan yang terintegrasi dengan dunia kerja serta industri.
“Kami berharap kerja sama ini tidak hanya sebatas penandatanganan, tetapi benar-benar memiliki tindak lanjut nyata dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Kabupaten Paser,” pungkasnya. (*/Adv)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar