BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Di tengah peringatan Hari Buruh 2026, PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) memberikan apresiasi kepada seluruh pekerja yang selama ini menjaga pasokan listrik tetap andal di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.
Di balik aliran listrik yang stabil setiap hari, terdapat para pekerja PLN yang terus bertugas tanpa mengenal waktu. Mulai dari petugas lapangan, operator sistem, tim pelayanan teknik, hingga petugas pelayanan pelanggan, semuanya bergerak memastikan listrik tetap aman dan terjaga.
Sebagian pekerja berjaga di ruang kontrol untuk memantau sistem kelistrikan, sementara lainnya turun langsung menyisir jaringan listrik di lapangan, bahkan saat kondisi cuaca tidak menentu.
Bagi mereka, menjaga pasokan listrik bukan sekadar rutinitas pekerjaan, tetapi tanggung jawab besar yang berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat.
Petugas Pelayanan Teknik (Yantek) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Balikpapan Utara, Muhammad Pringgoloyo, mengatakan dirinya bersama rekan-rekan selalu siap menghadapi berbagai tantangan di lapangan.
“Setiap hari kami berangkat dengan tujuan yang sama, memastikan listrik tetap menyala untuk masyarakat. Kadang harus menghadapi cuaca dan kondisi yang tidak mudah, tetapi itu memang sudah menjadi tanggung jawab kami,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (8/5/2026).
Tak hanya petugas lapangan, operator sistem juga terus memantau kondisi kelistrikan agar tetap stabil. Sementara itu, Tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) bekerja dengan tingkat ketelitian tinggi agar proses perbaikan jaringan dapat dilakukan tanpa pemadaman listrik.
Banyak Pekerja di Balik Layanan Listrik
Di balik layanan listrik yang dinikmati masyarakat, terdapat banyak pekerja lain yang turut menjaga pelayanan tetap berjalan optimal.
Mulai dari petugas pencatat meter, customer service, Contact Center PLN 123, tim distribusi, administrasi, keamanan, hingga pengemudi, semuanya memiliki peran penting dalam memastikan pelayanan kepada pelanggan berjalan cepat dan maksimal.
Ketua DPD Serikat Pekerja PLN UID Kaltimra, Anggriawan Reza Kusuma, mengatakan Hari Buruh menjadi momentum untuk menghargai seluruh pekerja, khususnya mereka yang menjaga keandalan listrik di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.
“Hari Buruh adalah momentum untuk menghargai setiap insan yang bekerja dengan penuh dedikasi. Kami melihat langsung bagaimana rekan-rekan di lapangan bekerja tanpa mengenal waktu dengan risiko yang tidak kecil, namun tetap menjunjung profesionalisme dan keselamatan kerja,” katanya.

Sementara itu, General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menegaskan bahwa keandalan listrik yang dirasakan masyarakat merupakan hasil kerja bersama seluruh insan PLN.
“Di balik listrik yang andal, ada dedikasi luar biasa dari para petugas di lapangan maupun di balik layar. Mereka hadir bukan hanya menjalankan pekerjaan, tetapi memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman setiap hari,” ungkapnya.
Menurutnya, peran pekerja PLN menjadi semakin penting seiring meningkatnya kebutuhan listrik di Kalimantan Timur, terlebih wilayah tersebut kini menjadi penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Bagi masyarakat, listrik mungkin terasa sebagai hal biasa karena selalu tersedia setiap hari. Namun di balik terang yang menyala tanpa henti, ada para pekerja PLN yang tetap siaga bahkan saat Hari Buruh tiba. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar