Secara keseluruhan, kerja sama ini mencatat total investasi sekitar Rp1,2 triliun. Selain itu, kontribusi yang akan dibayarkan kepada negara mencapai Rp3,92 miliar.
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, mengatakan masuknya investasi baru akan memperkuat ekosistem kawasan di IKN.
“Kehadiran proyek apartemen, hotel, pusat olahraga, dan restoran ini tidak hanya menambah ragam fasilitas perkotaan di IKN, tetapi juga memperkuat ekosistem kawasan agar semakin siap menjadi kota yang hidup, produktif, dan inklusif,” ujarnya.
Wakil Direktur PT Dian Jaya Indonesia, Cheong Seung Hwa, menyatakan optimistis terhadap prospek pengembangan IKN sebagai kota masa depan.
Menurutnya, IKN memiliki daya tarik investasi karena dirancang sebagai smart city modern yang didukung kepastian regulasi, insentif fiskal, hingga potensi pertumbuhan nilai properti dan bisnis yang menjanjikan.

Sementara itu, Direktur PT Biru Makmur Abadi, Abdul Rohman, menilai konsep kota cerdas dan hijau yang diusung pemerintah selaras dengan tren investasi global saat ini.
Penandatanganan PKS tersebut menjadi sinyal meningkatnya kepercayaan investor terhadap IKN sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru sekaligus menegaskan komitmen Otorita IKN dalam mewujudkan pembangunan kota yang terintegrasi dan berkelanjutan. (*/Humas Otorita IKN)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar