BorneoFlash.com, MOSKOW - Armada bantuan kemanusiaan Global Sumud Flotilla menegaskan kesiapan mereka untuk kembali menembus Jalur Gaza setelah sejumlah kapal berhasil melewati penghadangan militer Israel. Armada menyampaikan pernyataan itu melalui kanal Telegram resmi pada Kamis (30/4/2026).
“Meski militer Israel berupaya menggagalkan misi melalui sabotase terorganisir, tekad para peserta tetap kuat. Sebanyak 31 dari 53 kapal yang berlayar kemarin berhasil mencapai perairan aman dan kini menjalani pengecekan ulang. Seluruh kapal siap melanjutkan perjalanan untuk menembus blokade ilegal Gaza,” tulis pernyataan tersebut.
Global Sumud Flotilla melibatkan peserta dari 70 negara dan mengoperasikan 70 kapal yang membawa bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza. Armada itu berangkat dari Barcelona, Spanyol, pada 15/4/2026.
Pihak armada menyebut pasukan Israel menyita sejumlah kapal di perairan internasional dekat Kreta, Yunani, sejak Rabu malam hingga Kamis. Mereka menilai tindakan itu sebagai eskalasi dan pembajakan yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Para aktivis juga menuduh militer Israel menyabotase mesin serta sistem navigasi kapal sebelum meninggalkan armada tersebut.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar