Produk seperti beras, gula, dan sembako lainnya disediakan dengan harga yang kompetitif, bahkan mengacu pada harga distribusi pemerintah.
Menariknya, koperasi juga menghadirkan inovasi layanan berupa paket sembako yang bisa dipesan langsung oleh warga. Sistem ini memudahkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, sekaligus memberikan keuntungan tambahan melalui pembagian SHU.
“Warga cukup pesan paket sembako, isinya beras, gula, dan lainnya. Selain lebih praktis, mereka juga tetap mendapatkan SHU,” jelas Arif.
Antusiasme masyarakat terhadap koperasi ini pun meningkat signifikan. Jika sebelumnya hanya memiliki sekitar 17 anggota, kini jumlahnya melonjak menjadi lebih dari 120 orang.
Sebagian besar anggota merupakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang memanfaatkan koperasi sebagai sarana pengembangan usaha.
Selain itu, koperasi juga didukung oleh berbagai program pemerintah, termasuk kemudahan akses permodalan melalui perbankan yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara. Dukungan ini membuka peluang lebih luas bagi anggota untuk mengembangkan usaha mereka.
Pertumbuhan yang pesat dan manfaat nyata bagi masyarakat, Koperasi Merah Putih Graha Indah kini menjadi contoh sukses pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas, sekaligus motor penggerak kesejahteraan warga di tingkat kelurahan. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar