Kapolda juga menegaskan bahwa hingga malam hari, situasi keamanan tetap terjaga tanpa adanya insiden yang menimbulkan korban ataupun gangguan serius. Hal ini menjadi indikator keberhasilan dalam pengamanan aksi.
“Tidak terdapat korban luka maupun gangguan kesehatan selama kegiatan berlangsung. Seluruh proses berjalan sesuai dengan standar operasional yang berlaku,” katanya.
Meski demikian, ia mengakui bahwa terdapat sejumlah peserta aksi yang sempat diamankan untuk keperluan pemeriksaan. Namun, langkah tersebut dilakukan dengan pendekatan yang lebih mengedepankan sisi kemanusiaan.
“Beberapa orang diamankan untuk proses pemeriksaan. Penanganannya akan disesuaikan dengan tingkat pelanggaran yang dilakukan. Apabila tidak bersifat serius, maka akan diarahkan pada pembinaan,” tegasnya.
Pendekatan tersebut, lanjutnya, merupakan bagian dari strategi kepolisian yang mengutamakan langkah preventif dan persuasif selama situasi masih dapat dikendalikan tanpa tindakan represif.
Terkait kemungkinan aksi lanjutan, pihak kepolisian menyatakan belum menerima informasi resmi. Namun demikian, aparat tetap siap memberikan pengamanan apabila kegiatan serupa kembali dilaksanakan.
“Penyampaian aspirasi merupakan hak setiap warga negara. Tugas kami adalah memastikan kegiatan tersebut dapat berlangsung dengan aman dan tertib,” tuturnya.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar