E-Paper BorneoFlash.com

Headline E-paper BorneoFlash.com Edisi Senin 20 April 2026: Harga Minyak Dunia Melejit, ICP Tembus US$102 per Barel di Tengah Konflik Timur Tengah

lihat foto
Headline E-paper BorneoFlash.com Edisi Senin 20 April 2026
Headline E-paper BorneoFlash.com Edisi Senin 20 April 2026.

Harga Minyak Dunia Ikut Melonjak
Lonjakan ICP turut diikuti oleh kenaikan harga minyak mentah utama dunia sepanjang Maret 2026:

  • ICP Indonesia: naik dari US$68,79 menjadi US$102,26 per barel 
  • Brent (ICE): naik dari US$69,37 menjadi US$99,60 per barel 
  • WTI (Nymex): naik dari US$64,52 menjadi US$91,00 per barel 
  • Dated Brent: naik dari US$71,15 menjadi US$103,89 per barel 
  • OPEC Basket: melonjak dari US$67,90 menjadi US$116,03 per barel 

Kenaikan ini mencerminkan tingginya kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan global di tengah konflik yang meluas.

Dampak Global: Harga BBM AS Melonjak, Trump Disorot
Dampak konflik juga terasa di Amerika Serikat. Harga bahan bakar minyak (BBM) di negara tersebut melonjak tajam sejak konflik pecah pada akhir Februari 2026.

Berdasarkan laporan CNBC, harga bensin reguler naik sekitar 49 persen, dari kisaran US$2,75 per galon di awal tahun menjadi US$4,093 per galon. Sementara harga diesel meningkat dari sekitar US$3,50 menjadi US$5,65 per galon.

Lonjakan ini memicu reaksi publik. Dalam jajak pendapat Universitas Quinnipiac, sebanyak 65 persen responden menyalahkan Presiden Donald Trump atas kenaikan harga BBM.

Meski demikian, Trump menilai harga energi masih dalam batas wajar dan menegaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir.

Selat Hormuz Dibuka, Harapan Stabilitas Mulai Muncul
Di tengah ketegangan, kabar positif datang setelah Iran kembali membuka Selat Hormuz bagi pelayaran komersial internasional.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar