Menurutnya, peran tokoh masyarakat sangat penting dalam menggerakkan warga, untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman.
Bagus kembali menegaskan bahwa Balikpapan merupakan miniatur Indonesia dengan keberagaman suku dan budaya yang hidup berdampingan secara harmonis. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab bersama untuk terus memperkuat persatuan dan kesatuan.
Selain itu, ia mendorong agar kegiatan silaturahmi tidak hanya menjadi ajang berkumpul, tetapi juga mampu meningkatkan pemberdayaan masyarakat, termasuk melalui kegiatan sosial dan ekonomi.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mendukung pendidikan anak. Ia mengimbau agar anak-anak lebih fokus belajar dan mengurangi penggunaan gawai secara berlebihan, sehingga dapat memanfaatkan peluang pendidikan seperti program beasiswa.
“Anak-anak perlu didorong untuk belajar dan mengaji. Sayang jika kesempatan yang ada tidak dimanfaatkan dengan baik,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Bagus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berkontribusi dalam membangun Kota Balikpapan agar tetap aman, nyaman, dan maju.
“Mari kita bersama-sama menjaga kota ini dari berbagai pengaruh negatif, serta membangun Balikpapan menjadi kota global yang nyaman untuk semua dalam bingkai Madinatul Iman,” pungkasnya. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar