BorneoFlash.com, JAKARTA - Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tidak naik hingga akhir 2026. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyampaikan keputusan ini sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto setelah melakukan kunjungan kerja ke Rusia dan Prancis.
Bahlil menegaskan pemerintah menjaga stabilitas harga BBM subsidi karena pasokan energi nasional masih aman. Pemerintah juga memastikan stok solar, bensin, dan LPG tetap berada di atas batas minimum sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan energi.
“Kami memastikan stok energi tetap aman dan menjaga harga BBM subsidi agar tidak naik hingga akhir tahun,” ujar Bahlil.
Kebijakan ini memberikan dampak positif, terutama bagi masyarakat yang rentan terhadap fluktuasi harga energi global. Pemerintah menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan aktivitas ekonomi tetap berjalan stabil.
Dari sisi fiskal, pemerintah menilai kebijakan ini masih aman. Pemerintah mencatat harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) berada di bawah asumsi anggaran. Rata-rata ICP masih berada di bawah 77 dolar AS per barel sehingga pemerintah memiliki ruang fiskal yang cukup kuat untuk menahan kenaikan harga BBM subsidi.
Namun, pemerintah masih menghadapi tantangan pada sisi pasokan. Indonesia membutuhkan sekitar 1,6 juta barel BBM per hari, sementara produksi dalam negeri hanya mencapai 600 - 610 ribu barel per hari. Kondisi ini membuat Indonesia harus mengimpor sekitar 1 juta barel per hari.
Untuk memperkuat ketahanan energi, pemerintah membuka peluang kerja sama dengan Rusia, termasuk investasi di sektor kilang dan penyimpanan energi. Pemerintah saat ini memfinalisasi pembahasan investasi tersebut sebelum mengumumkannya secara resmi.
Dengan langkah tersebut, pemerintah optimistis dapat menjaga stabilitas energi sepanjang 2026. Kepastian harga BBM subsidi ini diharapkan memberi ruang bagi masyarakat untuk menjalankan aktivitas ekonomi dengan lebih tenang di tengah dinamika harga energi global. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar