Sementara itu, Ketua Departemen PWK Universitas Hasanuddin, Dr. Eng. Ihsan, S.T., M.T., menegaskan bahwa hasil dari kunjungan ini akan diintegrasikan ke dalam proses pembelajaran di kampus.
“Pembelajaran hari ini akan kami integrasikan ke dalam kurikulum. Kegiatan ini juga merupakan amanah dari Asosiasi Sekolah Perencanaan Indonesia (ASPI) untuk melakukan studi banding ke IKN, khususnya dalam memperdalam perencanaan kota,” ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan pemaparan mengenai penerapan konsep sponge city dan forest city dalam perencanaan tata ruang IKN, termasuk implementasinya pada kawasan lindung serta upaya pelestarian keanekaragaman hayati.
Diskusi ini turut dihadiri oleh Direktur Perencanaan Mikro, Direktur Pengembangan Pemanfaatan Kehutanan dan Sumber Daya Air, serta Direktur Pelayanan Dasar.

Selain itu, dipaparkan pula strategi pengembangan kawasan yang terintegrasi dengan wilayah penyangga, seperti Balikpapan dan Samarinda.
Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat sektor ekonomi dan industri sebagai bagian dari ekosistem pembangunan IKN yang berkelanjutan. (*/Humas Otorita IKN)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar