“Yang penting bukan hanya tersalurkan, tapi bagaimana kualitasnya tetap terjaga dan layak dikonsumsi anak-anak,” ujarnya.
Selain itu, ia menyoroti pentingnya pemahaman masyarakat terhadap tujuan program MBG. Tanpa pemahaman yang cukup, partisipasi dalam pengawasan dinilai tidak akan berjalan maksimal.
“Kalau masyarakat paham tujuannya, mereka pasti ikut menjaga. Ini yang harus terus didorong,” paparnya.
Rasid juga menilai kegiatan sosialisasi memiliki peran penting dalam membangun kesadaran tersebut. Dengan keterlibatan orang tua dan pihak sekolah, informasi terkait program bisa tersampaikan secara lebih luas.
“Sosialisasi itu penting supaya semua tahu perannya masing-masing, bukan hanya sebagai penerima manfaat, tapi juga sebagai pengawas,” jelasnya.
Ia berharap, dengan keterlibatan aktif berbagai pihak, program MBG tidak hanya berjalan sebagai rutinitas, tetapi benar-benar memberikan dampak terhadap kesehatan dan perkembangan siswa.
“Ini bukan sekadar program makan, tapi bagian dari upaya membangun generasi yang lebih sehat dan siap bersaing,” pungkasnya. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar