BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Kapolda Kalimantan Timur (Kaltim) Irjen Pol Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., memimpin apel pagi di hadapan seluruh Personel dan ASN Polda Kaltim, bertempat di Lapangan Mapolda Kaltim, pada Senin (13/04/2026).
Apel tersebut turut diikuti oleh Wakapolda Kaltim Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo, S.H., M.Han., Irwasda Polda Kaltim Kombes Pol Aloysius Suprijadi, S.I.K., M.H., M.Han., serta para Pejabat Utama (PJU) Polda Kaltim.
Dalam arahannya, Kapolda menyoroti dinamika global yang kian kompleks akibat konflik internasional yang berdampak pada sektor ekonomi, pangan, dan energi, sehingga berpotensi memengaruhi situasi kamtibmas.
“Dinamika global saat ini sangat dinamis dan sulit diprediksi, sehingga kita harus siap menghadapi dampaknya terhadap stabilitas keamanan,” ujarnya.
Selain itu, dinamika nasional seperti isu BBM, reformasi Polri, HAM, korupsi, serta wacana “Reformasi Jilid 2” juga dinilai perlu diantisipasi.
“Apabila tidak kita kelola dengan baik, isu-isu ini dapat memicu gangguan kamtibmas bahkan delegitimasi pemerintah,” tegasnya.
Di tingkat daerah, sejumlah isu lokal seperti kelangkaan BBM, sengketa lahan IKN, persoalan lingkungan, serta potensi aksi unjuk rasa yang rencananya pada tanggal 21 April 2026 yang terpusat Kantor Gubernur Kaltim dan DPRD Kaltim menjadi perhatian serius.
“Kaltim sebagai wilayah penyangga IKN harus tetap aman dan kondusif karena menjadi sorotan nasional maupun internasional,” lanjut Kapolda.

Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar