Berita Nasional Terkini

Gibran: Kolaborasi Kunci Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Kreatif Indonesia

zoom-inlihat foto
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menerima CEO Redwoods Digital Growth Group (RWDGG) di Istana Wakil Presiden Jakarta, Kamis (9/4/2026). FOTO: ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Wakil Presiden
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menerima CEO Redwoods Digital Growth Group (RWDGG) di Istana Wakil Presiden Jakarta, Kamis (9/4/2026). FOTO: ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Wakil Presiden

BorneoFlash.com, JAKARTA - Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka mendorong pelaku industri kreatif memperkuat kolaborasi strategis guna mempercepat pertumbuhan ekonomi kreatif (ekraf) di Indonesia.

Ajakan ini disampaikan saat menerima pimpinan The Maple Media di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Kamis.

CEO Redwoods Digital Growth Group (RWDGG) Deddy Wiryawan menyebut pertemuan tersebut membahas penguatan sektor ekonomi kreatif, termasuk dukungan pemerintah dalam menciptakan ekosistem industri yang lebih kompetitif.

Langkah ini sejalan dengan kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang fokus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional berbasis inovasi, digitalisasi, dan nilai tambah.

Gibran menegaskan kolaborasi antara pemerintah dan pelaku industri kreatif menjadi kunci untuk membangun ekosistem bisnis yang adaptif, inovatif, dan mampu bersaing di pasar global.

Ia menilai sektor ekonomi kreatif berpotensi menjadi pilar utama perekonomian nasional karena mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan investasi, dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Deddy menambahkan, kolaborasi menjadi strategi utama di industri kreatif saat ini. “Intinya collab agar tidak collapse,” ujarnya.

RWDGG berkomitmen memperkuat ekosistem ekonomi kreatif melalui program venture building, inkubasi bisnis, dan investasi di sektor media digital.

Ke depan, perusahaan akan meningkatkan kerja sama antarindustri dan menganalisis tren pasar untuk menentukan strategi kolaborasi ekonomi kreatif yang paling efektif di Indonesia. (*)

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar