Pemerintah Kota Balikpapan

Pembebasan Lahan Jadi Kunci, Pemkot Balikpapan Percepat Penanganan Banjir MT Haryono

lihat foto
Wakil Wali Kota Balikpapan, H. Bagus Susetyo. Foto: BorneoFlash/Ist
Wakil Wali Kota Balikpapan, H. Bagus Susetyo. Foto: BorneoFlash/Ist

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menyiapkan langkah strategis untuk mempercepat penanganan banjir, dengan menjadikan pembebasan lahan sebagai kunci utama, khususnya di kawasan rawan genangan Jalan MT Haryono.

Fokus penanganan diarahkan pada wilayah hilir, tepatnya di sekitar Gang Mushola, yang dinilai memiliki peran vital dalam mendukung pembangunan saluran primer terintegrasi.

Wakil Wali Kota Balikpapan, H. Bagus Susetyo menegaskan, tanpa pembebasan lahan, pembangunan infrastruktur pengendalian banjir tidak akan berjalan optimal.

“Direncanakan saluran primer menghubungkan area jembatan di ujung Jalan MT Haryono hingga ke rumah pompa. Tanpa pembebasan lahan, konektivitasnya tidak akan maksimal,” ujarnya dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan RKPD 2027, pada Kamis (2/4/2026).

Menurutnya, integrasi saluran primer dengan rumah pompa menjadi elemen penting dalam memperkuat sistem drainase kawasan. Dengan sistem yang terhubung, aliran air saat hujan deras dapat ditangani lebih cepat, sehingga risiko genangan dapat ditekan secara signifikan.

Ia menjelaskan, rencana pembebasan lahan tersebut sebenarnya telah masuk dalam master plan pengendalian banjir kota. Namun, realisasinya masih terkendala kebutuhan anggaran yang besar serta proses administrasi yang tidak sederhana.


Pemkot tidak hanya mengandalkan APBD, tetapi juga membuka peluang dukungan pembiayaan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur hingga pemerintah pusat melalui APBN.

“Dukungan pembiayaan dari berbagai sumber sangat diperlukan, karena ini menyangkut kepentingan masyarakat luas. Ini yang terus kita upayakan," jelasnya.

Selain fokus pada pembangunan saluran primer, Pemkot juga terus melanjutkan program perbaikan dan revitalisasi drainase di sejumlah titik. Upaya tersebut dinilai telah memberikan dampak positif, meski masih ada beberapa kawasan yang membutuhkan penanganan lanjutan.

“Kami tetap lanjutkan perbaikan drainase. Tinggal memaksimalkan di titik-titik yang masih menjadi masalah,” tambahnya.

Dengan pendekatan terpadu antara pembangunan infrastruktur dan pembebasan lahan, Pemkot optimistis persoalan banjir, khususnya di kawasan padat penduduk seperti MT Haryono, dapat diatasi secara bertahap.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menghadirkan kota yang lebih aman, nyaman, dan tangguh terhadap bencana hidrometeorologi di masa mendatang. (*/Adv Diskominfo Balikpapan)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar