Pemkab Kutai Kartanegara

Disdikbud Kukar Soroti Ribuan Anak Tak Lanjut Sekolah, Faktor Ekonomi dan Pola Pikir Jadi Tantangan

Kepala Bidang PAUD Disdikbud Kukar, Lucy Yulidasari. Foto: BorneoFlash/Ernita Sriana
Kepala Bidang PAUD Disdikbud Kukar, Lucy Yulidasari. Foto: BorneoFlash/Ernita Sriana

BorneoFlash.com, KUKAR - Upaya menekan angka anak putus sekolah di Kutai Kartanegara (Kukar) masih menghadapi berbagai kendala. Selain persoalan ekonomi, pola pikir masyarakat dinilai turut memengaruhi keputusan anak untuk tidak melanjutkan pendidikan.

Kepala Bidang PAUD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Lucy Yulidasari, menyebutkan bahwa kondisi tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Ia mengungkapkan, masih banyak anak yang memilih berhenti sekolah dan beralih membantu orang tua.

“Ada yang menganggap sekolah itu merepotkan, sehingga anak tidak melanjutkan,” ungkap Lucy, pada Kamis (2/4/2026). 

Berdasarkan pendataan Disdikbud, jumlah anak yang tidak melanjutkan pendidikan di Kukar mencapai 6.188 orang, mencakup berbagai jenjang mulai dari PAUD hingga SMP. Angka tersebut menunjukkan masih besarnya pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

Wilayah Tenggarong menjadi daerah dengan jumlah terbanyak. Sekitar 660 anak tercatat tidak bersekolah di kawasan tersebut.

“Totalnya 6.188 anak, dan yang paling banyak berada di Tenggarong sekitar 660 anak,” jelas Lucy.

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar