BorneoFlash.com, KUKAR — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) mulai menyiapkan pola baru penanganan kemiskinan ekstrem dengan melibatkan RT sebagai ujung tombak pendataan masyarakat.
Langkah tersebut dilakukan menyusul masih ditemukannya ribuan warga yang masuk kategori miskin ekstrem di Kukar.
Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, mengatakan pemerintah daerah ingin memastikan program bantuan tidak lagi berjalan secara umum, melainkan benar-benar berdasarkan kondisi riil warga di lapangan.
“Permasalahan kemiskinan harus dipetakan langsung dari lingkungan paling bawah supaya penanganannya tepat sasaran,” ucap Aulia, pada Jum'at (22/5/2026).
Ia menjelaskan program RT Ku Terbaik nantinya difokuskan untuk mendata kondisi masyarakat sekaligus mengidentifikasi penyebab utama kemiskinan di setiap lingkungan RT.
Menurutnya, hasil pemetaan tersebut akan menjadi dasar pemerintah dalam menyalurkan bantuan maupun menyusun program pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar