Hal serupa disampaikan Sidik, warga Sepaku yang datang bersama keluarga. Ia menilai kehadiran hiburan seperti ini sangat dinantikan masyarakat.
“Senang, ramai. Sudah lama tidak ada acara seperti ini di sini,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar, mengingat manfaatnya dalam mempererat kebersamaan warga.
“Apalagi di bendungan, jadi ada hiburan. Masyarakat juga bisa berkumpul,” tambahnya.
Seiring meningkatnya kunjungan, kawasan Bendungan Sepaku Semoi yang kini telah dibuka untuk umum juga mulai dilengkapi berbagai fasilitas pendukung. Salah satunya adalah Kopi Bend’s yang beroperasi setiap hari pukul 08.00 hingga 22.00 WITA, menyediakan beragam minuman seperti kopi dan matcha, serta menu makanan ringan hingga grill dan suki.
Pengelola Kopi Bend’s, Farih, menyebut kehadiran fasilitas tersebut merupakan bagian dari upaya menghidupkan kawasan bendungan.
“Bendungan ini sekarang sudah dibuka untuk umum. Kami ingin kawasan ini hidup, salah satunya dengan menghadirkan tempat bersantai bagi pengunjung,” jelasnya.

Selain itu, tersedia pula kebun melon yang dapat dikunjungi wisatawan. Pengunjung bisa merasakan pengalaman memetik melon langsung dari kebun, yang cukup diminati terutama oleh keluarga dan anak-anak.
“Konsep petik melon ini kami hadirkan agar ada aktivitas tambahan. Jadi bukan hanya rekreasi, tetapi juga memiliki nilai edukasi,” tambahnya.
Dengan berbagai aktivitas dan fasilitas yang terus berkembang, Bendungan Sepaku Semoi perlahan bertransformasi dari sekadar infrastruktur menjadi ruang hidup yang mempertemukan budaya, rekreasi, dan kebersamaan masyarakat di kawasan IKN. (*/Humas Otorita IKN)





