Pemkot Balikpapan Pastikan Stabilitas Bahan Pokok dan Energi Jelang Lebaran

oleh -
Editor: Ardiansyah
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Balikpapan, Agus Budi Prasetyo. Foto: BorneoFlash/Ardian
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Balikpapan, Agus Budi Prasetyo. Foto: BorneoFlash/Ardian
banner 300×250

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menegaskan komitmennya mendukung penuh pelaksanaan Operasi Ketupat, dalam rangka pengamanan arus mudik dan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. 

 

Dukungan tersebut tidak hanya dari sisi keamanan, tetapi juga melalui berbagai langkah untuk menjaga stabilitas kebutuhan pokok masyarakat.

 

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Balikpapan, Agus Budi Prasetyo, mengatakan pengamanan selama momentum Lebaran pada dasarnya bertujuan melindungi masyarakat sebagai objek utama kegiatan tersebut.

 

“Pemkot Balikpapan sangat mendukung kegiatan apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Ketupat, karena yang menjadi objek pengamanan adalah masyarakat Kota Balikpapan. Sudah pastinya kita dukung,” ujarnya, pada Jumat (13/3/2026).

 

Menurut Agus, selain mendukung upaya pengamanan oleh aparat, pemerintah daerah juga berfokus menjaga stabilitas Bahan Pokok Penting (Bapokting) menjelang dan selama periode Lebaran. Hal ini penting untuk mengantisipasi lonjakan harga maupun kelangkaan barang yang kerap terjadi saat permintaan masyarakat meningkat.

 

Pemkot Balikpapan juga berupaya mengendalikan potensi panic buying, khususnya terhadap komoditas strategis seperti Bahan Bakar Minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG). Upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan berbagai pihak terkait agar distribusi tetap lancar dan pasokan mencukupi.

 

“Kami juga menjaga agar masyarakat tidak melakukan panic buying, baik untuk BBM maupun LPG, sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama masa libur Lebaran,” jelasnya.

 

Selain itu, melalui Dinas Perdagangan, Pemkot Balikpapan telah menyiapkan berbagai program intervensi pasar guna membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau. Program tersebut antara lain berupa pasar murah dan operasi pasar yang akan digelar di beberapa lokasi.

 

Pelaksanaan program tersebut juga melibatkan berbagai pihak, termasuk Bank Indonesia, kepolisian, serta instansi terkait lainnya guna memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar dan harga tetap stabil di pasaran.

Baca Juga :  DPRD Kaltim Minta Kejelasan Konsep Usulan Dana Abadi Pendidikan

 

Bahkan, Dinas Perdagangan juga memiliki rencana untuk melaksanakan pasar murah dan operasi pasar yang akan dilakukan bekerja sama dengan Bank Indonesia, kepolisian, dan pihak terkait lainnya.

 

Agus menjelaskan bahwa apel gelar pasukan yang digelar menjelang Operasi Ketupat memiliki tujuan utama untuk memastikan kesiapan seluruh unsur yang terlibat dalam pengamanan Lebaran. Apel tersebut juga menjadi sarana memperkuat koordinasi antarinstansi agar pengamanan dapat berjalan efektif.

 

“Untuk mengecek kesiapsiagaan serta integrasi seluruh unsur yang terlibat dalam proses pengamanan selama masa libur Lebaran, sehingga apel ini digelar,” ungkapnya.

 

Pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya, Pemkot Balikpapan berharap masyarakat dapat menjalani masa mudik dan merayakan Idulfitri dengan aman, nyaman, serta kebutuhan pokok yang tetap tersedia dan terjangkau oleh masyarakat. (*/Adv Diskominfo Balikpapan)

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.