Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Abu Rokhmad, menegaskan bahwa pesan utama dari peringatan Nuzulul Quran tahun ini adalah pentingnya menjaga keseimbangan dalam kehidupan.
“Saya kira dunia sudah sangat maju. Keseimbangan itu adalah salah satu kunci. Kami ingin memberi pesan kepada generasi muda, khususnya Gen Z, agar mampu menjalani hidup secara seimbang,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, Basuki Hadimuljono, menyampaikan rasa syukur karena masjid yang baru selesai dibangun tersebut langsung dimanfaatkan untuk kegiatan keagamaan berskala nasional.
“Saya kira ini barokah. Masjid yang baru selesai ini langsung kita gunakan untuk memperingati Nuzulul Quran. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Agama yang telah menetapkan Masjid Negara IKN sebagai masjid kembar dengan Masjid Istiqlal,” ujar Basuki.
Salah satu jamaah, Syariffudin, yang datang dari Kabupaten Paser, mengaku bangga dapat mengikuti peringatan Nuzulul Quran di Masjid Negara IKN.

“Pelayanan di Masjid Negara sudah sangat tertib dan rapi. Kami sebagai warga Paser tentu merasa senang dan bangga melihat kemegahan masjid ini, sekaligus dengan berbagai kegiatan keagamaan yang diselenggarakan di sini,” ujarnya.
Peringatan Nuzulul Quran di Masjid Negara IKN ini tidak hanya menjadi momentum spiritual bagi umat Islam, tetapi juga memperkuat peran Ibu Kota Nusantara sebagai ruang perjumpaan masyarakat yang inklusif, religius, serta menjunjung nilai harmoni antara manusia, alam, dan perdamaian dunia. (*/Humas Otorita IKN)






