BorneoFlash.com, NUSANTARA – Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Basuki Hadimuljono, melantik dan mengambil sumpah 555 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) angkatan pertama Otorita IKN di Taman Kusuma Bangsa, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, pada Senin (8/6/2026).
Momentum ini menjadi tonggak bersejarah bagi Otorita IKN karena untuk pertama kalinya lembaga tersebut memiliki aparatur sipil negara yang direkrut dan dibina secara khusus guna mendukung pembangunan serta penyelenggaraan pemerintahan di ibu kota baru Indonesia.
Selain melantik 555 CPNS menjadi PNS, Basuki juga melantik 494 pegawai dalam pengangkatan pertama Jabatan Fungsional serta enam pegawai dalam rangka kenaikan jenjang dan perpindahan jabatan fungsional.
Dalam arahannya, Basuki menegaskan bahwa para ASN yang dilantik harus memiliki rasa kepemilikan dan tanggung jawab terhadap Otorita IKN, bukan sekadar bekerja sebagai pegawai pemerintah.
“Jangan hanya bekerja sebagai PNS yang bekerja di Otorita, tetapi jadilah orang Otorita. Anda harus bekerja sebagai insan Otorita, bukan hanya pekerja di Otorita,” tegas Basuki.
Menurutnya, tantangan membangun IKN tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga menciptakan ekosistem pemerintahan dan kehidupan masyarakat yang modern, inklusif, dan berkelanjutan.
Karena itu, Basuki meminta para ASN baru menginternalisasi empat karakter utama yang harus dimiliki setiap insan Otorita IKN.

Karakter pertama adalah kuat karena kompeten. Ia menilai kemampuan teknis dan profesional menjadi fondasi utama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan ibu kota baru.
“Membangun IKN tidak mudah. Tantangannya bukan hanya membangun gedung, tetapi juga membangun kehidupan masyarakat yang terus berkembang. Karena itu kita harus kuat karena kompeten,” ujarnya.
Karakter kedua adalah berani karena berintegritas. Basuki mengingatkan bahwa sumpah jabatan yang telah diucapkan bukan sekadar formalitas administratif, melainkan komitmen moral yang harus dijaga selama menjalankan tugas sebagai aparatur negara.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar