Halili yang juga purnawirawan Polisi Militer Angkatan Darat menilai pembentukan pansus justru menjadi instrumen penting, untuk membuka persoalan proyek secara objektif dan transparan, sekaligus mencegah munculnya spekulasi publik.
“Dengan anggaran sebesar itu, pengawasan ekstra bukan hal berlebihan. Pansus adalah mekanisme resmi DPRD,” jelasnya.
Meski mendorong pembentukan pansus, Fraksi PKB menegaskan tidak pernah menolak pembangunan RS Sayang Ibu Balbar.
Sebaliknya, pihaknya mendukung penuh percepatan pembangunan rumah sakit yang dinilai vital, dalam memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat Balikpapan Barat.
Sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan Balikpapan Utara, Halili memastikan Fraksi PKB akan terus mengawal proses ini sembari menunggu keputusan resmi dari pimpinan DPRD.
Ia juga menekankan pentingnya keterbukaan dalam setiap keputusan yang diambil lembaga legislatif. “Kalau memang ditolak, seharusnya disampaikan secara resmi melalui surat," ucapnya. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar