BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Proyek pembangunan Rumah Sakit (RS) Sayang Ibu Balikpapan Barat (Balbar) bernilai lebih dari Rp106 miliar, kini tak hanya disorot dari sisi progres fisik, tetapi juga memunculkan tanda tanya soal sikap pimpinan DPRD Kota Balikpapan.
Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Balikpapan menilai belum adanya respons resmi pimpinan DPRD terhadap usulan pembentukan Panitia Khusus (Pansus), sebagai sinyal mandeknya proses pengawasan proyek strategis sektor kesehatan tersebut.
Usulan pembentukan pansus yang diajukan Fraksi PKB bersama Fraksi PDI Perjuangan, hingga kini belum mendapat jawaban resmi dari Ketua DPRD Balikpapan.
Ketua Fraksi PKB DPRD Balikpapan, Halili Adinegara, mengungkapkan pihaknya masih menunggu kejelasan meski pengajuan pansus telah dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku.
“Belum ada perubahan. Saya masih memantau sambil menunggu respons dari fraksi-fraksi lain,” ujar Halili kepada awak media, pada Sabtu (7/2/2026).
Menurutnya, ketidakjelasan sikap pimpinan DPRD berpotensi melemahkan fungsi pengawasan lembaga legislatif terhadap proyek bernilai ratusan miliar rupiah yang bersumber dari APBD.





