Balikpapan Percepat Smart City, Digitalisasi Layanan Jadi Fondasi Kota 

oleh -
Penulis: Niken Sulastri
Editor: Ardiansyah
Wakil Wali Kota Balikpapan, H. Bagus Susetyo, saat podcast Perayaan HUT ke 15 Balikpapan TV, pada Kamis (22/1/2026). Foto: HO/Humas Pemkot Balikpapan
Wakil Wali Kota Balikpapan, H. Bagus Susetyo, saat podcast Perayaan HUT ke 15 Balikpapan TV, pada Kamis (22/1/2026). Foto: HO/Humas Pemkot Balikpapan

Program BPJS Kesehatan kelas III gratis yang telah berjalan selama lima tahun menjadi contoh pemanfaatan kebijakan berbasis data dan kebutuhan warga.

 

Selain itu, pemerintah kota juga memberikan seragam sekolah gratis bagi siswa PAUD, SD, dan SMP, subsidi SPP bagi sekolah swasta serta menyalurkan beasiswa pendidikan. 

 

Program-program tersebut akan terus dipertahankan sebagai investasi jangka panjang bagi generasi Balikpapan. “Smart city bukan hanya soal teknologi, tetapi bagaimana kebijakan tepat sasaran dan menyentuh langsung masyarakat,” katanya.

 

Meski demikian, Bagus mengakui masih terdapat tantangan yang perlu diselesaikan, terutama terkait penanganan banjir dan pemenuhan layanan air bersih. 

 

Pemkot Balikpapan telah menyiapkan master plan penanganan banjir serta program penguatan air bersih yang dirancang untuk dilaksanakan dalam tiga hingga empat tahun ke depan.

 

Di akhir penyampaiannya, ia mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan, ketertiban, dan kondusivitas kota. Menurutnya, stabilitas dan keamanan menjadi faktor penting dalam mendukung Balikpapan sebagai kota industri dan lokasi proyek strategis nasional. 

 

“Smart city tidak akan terwujud tanpa partisipasi warga. Menjaga lingkungan dan ketertiban adalah bagian dari kecerdasan kota itu sendiri,” terang Bagus.

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.