Polresta Samarinda

Aksi Tabrak Lari Berujung Bongkar Jaringan Narkoba 104 Gram

lihat foto
Dua tersangka beserta barang bukti yang diamankan Polsek Sungai Pinang. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa
Dua tersangka beserta barang bukti yang diamankan Polsek Sungai Pinang. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa

BorneoFlash.com, SAMARINDA — Sebuah insiden tabrak lari di Jalan Poros Samarinda–Bontang membuka jalan bagi pengungkapan jaringan narkotika di Kota Samarinda.

Pelaku yang melarikan diri setelah menabrak pejalan kaki justru datang sendiri ke Mapolsek Sungai Pinang untuk menghindari kejaran warga. Kedatangan itu kemudian menjadi titik awal polisi menyita sabu seberat 104 gram.

Peristiwa bermula pada 11 Desember 2025, ketika pelaku meninggalkan lokasi kejadian dan sempat dikejar oleh warga sekitar.

Sementara itu, tim Reserse Kriminal Polsek Sungai Pinang tengah menelusuri rekaman CCTV untuk kasus lain dan menemukan perilaku mencurigakan dari kendaraan yang sama. Polisi pun mengikuti mobil pelaku hingga halaman Mapolsek.

Kapolsek Sungai Pinang, AKP Aksaruddin Adam, menyatakan bahwa kedatangan pelaku ke kantor polisi merupakan upaya untuk melindungi diri dari amukan warga.

“Pelaku memilih datang ke Mapolsek untuk menghindari kejaran masyarakat,” ujar AKP Aksar, pada Rabu (24/12/2025).


Pemeriksaan mendalam terhadap kendaraan dan barang bawaan pelaku menyingkap dugaan keterlibatan dalam peredaran narkotika.

Dari perangkat komunikasi pelaku, polisi menemukan percakapan yang mengarah pada aktivitas transaksi narkotika.

“Analisis alat komunikasi pelaku menunjukkan indikasi aktivitas jual beli narkotika,” tambah AKP Aksar.

Hasil pengembangan kasus membuahkan barang bukti signifikan. Polisi berhasil mengamankan sabu seberat 104 gram dari pelaku. Kasus ini kini menjadi bagian dari penyelidikan lebih luas terkait jaringan narkoba di Samarinda.

“Berdasarkan pengembangan penyelidikan, kami menyita sabu seberat 104 gram dari pelaku,” jelas AKP Aksar.

Sementara itu, kasus tabrak lari kini ditangani Polres Bontang, dan pihak kepolisian terus menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam jaringan narkotika di Samarinda.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar