BorneoFlash.com, JAKARTA - PT Pertamina (Persero) mengonversi sumur gas bumi di Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, menjadi sumber listrik darurat bagi penyintas banjir.
Rig Superintendent Pertamina Drilling, Surya Budiman, menjelaskan bahwa cuaca ekstrem menghentikan aktivitas pengeboran sejak 26 November 2025.
Meski demikian, Pertamina Drilling memanfaatkan fasilitas rig sebagai sumber listrik darurat hingga rig kembali beroperasi normal pada 16 Desember 2025. Perusahaan tetap membuka akses pengisian daya dengan menerapkan protokol keselamatan yang ketat.
Bakom RI melaporkan warga dari enam desa mendatangi lokasi pada malam hari untuk memperoleh listrik. Warga mengisi daya telepon genggam, menyalakan lampu darurat, dan menghubungi keluarga guna memastikan kabar keselamatan.
Selain menyediakan listrik darurat, Pertamina Drilling menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa makanan siap santap, sembako, dan air bersih kepada warga terdampak banjir. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar