Berita Kota Balikpapan

Puncak Classmeeting Vol.10 SMKN 2 Balikpapan Jadi Ajang Unjuk Karya, Buktikan Siap Kerja dan Wirausaha

Puncak Classmeeting Vol.10 SMKN 2 Balikpapan Jadi Ajang Unjuk Karya, Buktikan Siap Kerja dan Wirausaha
Klik untuk memutar video
Kepala SMKN 2 Balikpapan, H. Suparman, S.Pd, mendampingi Pengawas Pembina SMK Kota Balikpapan yang mewakili Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur, Dra. Hj. Suharlena, M.M saat meninjau hasil karya peserta didik SMKN 2 Balikpapan. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Balikpapan menggelar Unjuk Karya Produk Kreativitas dan Kewirausahaan Peserta Didik, dalam rangka Puncak Classmeeting Vol.10.

Kegiatan ini tidak sekadar menjadi penutup rangkaian classmeeting, tetapi juga menjadi ruang apresiasi, ekspresi, serta pembuktian bahwa siswa SMKN 2 Balikpapan mampu berkarya dan berwirausaha sejak dini.

Kepala SMKN 2 Balikpapan, H. Suparman, S.Pd, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari program bantuan Direktorat SMK yang bertujuan, menyiapkan peserta didik agar siap bekerja, berwirausaha, dan diakui oleh dunia industri.

“Kami ingin anak-anak SMKN 2 Balikpapan bisa berwirausaha, bekerja, dan diakui dunia industri. Kegiatan ini menjadi salah satu jalan untuk mengembangkan potensi yang mereka miliki,” ujarnya kepada BorneoFlash.com, di SMKN 2 Balikpapan, pada Kamis (18/12/2025).

Kepala SMKN 2 Balikpapan, H. Suparman, S.Pd, mendampingi Pengawas Pembina SMK Kota Balikpapan yang mewakili Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur, Dra. Hj. Suharlena, M.M saat meninjau hasil karya peserta didik SMKN 2 Balikpapan. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Kepala SMKN 2 Balikpapan, H. Suparman, S.Pd, mendampingi Pengawas Pembina SMK Kota Balikpapan yang mewakili Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur, Dra. Hj. Suharlena, M.M saat meninjau hasil karya peserta didik SMKN 2 Balikpapan. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

Ia menjelaskan, SMKN 2 Balikpapan tahun ini menerima dua program bantuan, yakni sebagai SMK Pusat Unggulan serta bantuan Direktorat SMK untuk Produk Kreativitas dan Kewirausahaan.

Program tersebut mendorong siswa untuk menghasilkan karya bernilai jual melalui pembelajaran berbasis Teaching Factory (TeFa).

“Unjuk karya ini menjadi bekal bagi anak-anak kami agar setelah lulus benar-benar siap kerja dan siap mandiri. Mereka sudah mampu menghasilkan produk dan memperoleh penghasilan dari kreativitasnya sendiri,” tambahnya.

Beragam produk hasil karya siswa ditampilkan dan dipasarkan, mulai dari bunga akrilik, brownies, kaos sablon, gelas dan gantungan, hand bag, buket, hingga berbagai kerajinan tangan lainnya.

Hasil karya peserta didik SMKN 2 Balikpapan. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Hasil karya peserta didik SMKN 2 Balikpapan. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

Produk-produk tersebut merupakan hasil pembelajaran keterampilan, inovasi, dan kewirausahaan yang diterapkan di sekolah.

Suparman juga menekankan pentingnya peran guru dalam membimbing siswa, tidak hanya untuk capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter.


Ia berharap ilmu yang diberikan guru dapat menjadi amal jariyah dan membawa masa depan yang lebih baik bagi para siswa. “Moto kami adalah tiada hari tanpa prestasi. Hari ini kita akumulasikan dalam sikap, karakter, dan semangat juang anak-anak SMKN 2 Balikpapan,” katanya.

Sementara itu, Pengawas Pembina SMK Kota Balikpapan yang mewakili Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur, Dra. Hj. Suharlena, M.M, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut.

SMK Negeri 2 Balikpapan menggelar Unjuk Karya Produk Kreativitas dan Kewirausahaan Peserta Didik, dalam rangka Puncak Classmeeting Vol.10, pada Kamis (18/12/2025). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
SMK Negeri 2 Balikpapan menggelar Unjuk Karya Produk Kreativitas dan Kewirausahaan Peserta Didik, dalam rangka Puncak Classmeeting Vol.10, pada Kamis (18/12/2025). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

Menurutnya, unjuk karya ini menjadi bukti nyata keberhasilan pendidikan vokasi di SMKN 2 Balikpapan. “Ini adalah hasil akhir dari proses pembelajaran anak-anak. SMKN 2 Balikpapan sebagai SMK Pusat Unggulan telah menjalankan program kreativitas dan kewirausahaan dengan sangat baik,” ujarnya.

Ia menilai kegiatan tersebut mencerminkan kinerja guru dan mitra industri dalam membimbing siswa dengan sabar hingga mampu menghasilkan karya yang bernilai jual.

Selain itu, orang tua juga dapat melihat langsung hasil belajar anak-anak mereka. “SMK bukan hanya tempat belajar teori, tetapi juga mampu menghasilkan produk. Inilah esensi pendidikan vokasi,” tegasnya.

Unjuk karya ini juga dirangkai dengan pembagian rapor, sehingga orang tua dapat menyaksikan langsung perkembangan dan hasil pembelajaran siswa.

Suharlena berharap kegiatan serupa dapat terus berkelanjutan dan ditingkatkan, agar produk Teaching Factory tidak berhenti pada pameran semata, tetapi mampu menembus pasar yang lebih luas.

Hasil karya peserta didik SMKN 2 Balikpapan. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Hasil karya peserta didik SMKN 2 Balikpapan. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

“Meskipun ke depan ada efisiensi anggaran, pemerintah tetap berkomitmen mendukung pendidikan vokasi. SMKN 2 Balikpapan adalah sekolah unggulan di Kalimantan Timur yang patut terus didorong,” tutupnya.

Melalui kegiatan ini, SMKN 2 Balikpapan menegaskan perannya sebagai sekolah vokasi yang tidak hanya mencetak lulusan siap kerja, tetapi juga generasi muda yang kreatif, mandiri, dan berjiwa wirausaha. (*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar