Lebih lanjut istri Sekda Kutim ini mengatakan, bahwa masa depan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh kebijakan dan teknologi tetapi juga oleh kekuatan keluarga, karakter, generasi dan ketangguhan perempuan.
Untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, setiap anak harus tumbuh dalam keluarga yang memberikan asih, asuh dan asah yang baik.
“Dari keluarga-keluarga yang kita bina, dari nilai-nilai yang kita tanamkan dan dari keteladanan yang kita hadirkan, sesungguhnya kita sedang menyiapkan generasi emas Indonesia,” tegasnya.
Ia menilai, peran sebagai istri dan ibu merupakan hal yang luar biasa dalam penempaan karakter bangsa. Menurutnya, justru dari tangan perempuanlah karakter bangsa ditempa dan rumah yang harmonis lahir anak-anak yang berintegritas,” tuturnya.
Terakhir, ia berharap DWP dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan dan pembangunan yang lebih baik.
“Semoga hari ulang tahun ke-26 ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen, memperluas manfaat dan meningkatkan sinergi untuk Indonesia yang lebih maju,” harapnya.
Diketahui, peringatan HUT ke-26 DWP Kutim ini juga dimeriahkan dengan serangkaian kegiatan, seperti lomba membuat dan merangkai buket dari bahan daur ulang non-organik.
Seminar Kesehatan Mental Perempuan dalam meningkatkan kualitas diri serta penyerahan plakat kepada perwakilan camat se-Kutim dan bingkisan kepada sesepuh DWP. (*/kutaitimurkab.go.id)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar