Selain dukungan logistik medis, Dinas Kesehatan Kaltim juga akan menurunkan tim kesehatan yang terdiri dari sekitar 20 tenaga medis.
Sementara itu, Dinas Sosial akan mengerahkan sedikitnya 10 personel, serta BPBD Provinsi Kaltim menugaskan 10 orang untuk memperkuat pelaksanaan bantuan di wilayah bencana.
“Seluruh personel yang diterjunkan direncanakan menjalankan tugas di lokasi bencana selama kurang lebih satu bulan,” ujarnya.
Untuk memastikan ketersediaan obat-obatan, Jaya menjelaskan bahwa pengadaan telah dilakukan melalui Kimia Farma.
Distribusi obat akan dilakukan dengan pengambilan barang di Kota Medan sebelum disalurkan ke wilayah terdampak di Aceh.
“Pemesanan obat dilakukan melalui Kimia Farma dan pengambilannya direncanakan di Medan sebelum dikirim ke lokasi,” pungkasnya.






