Untuk memperkuat keamanan, Dishub Kukar juga berencana menambah fasilitas CCTV di seluruh armada agar kondisi di dalam bus dapat dipantau secara real time.
Setiap bus mampu mengangkut sekitar 20 pelajar per perjalanan, dengan pola operasional satu kali antar pada pagi hari dan dua kali penjemputan di siang hingga sore.
Ia menambahkan, pelajar kini sudah terbiasa dengan ritme operasional bus sekolah. Mereka menunggu di halte yang telah disiapkan dan mengikuti jadwal yang sudah ditentukan, termasuk bagi siswa yang memiliki jam pulang berbeda.
Ke depan, Dishub Kukar akan mengevaluasi ulang jarak tempuh, kebutuhan operasional, termasuk kemungkinan penambahan armada.
Perhitungan Beban Operasional Kendaraan (BOK) juga sedang dilakukan sebagai dasar peningkatan layanan.
“Semua sudah kami siapkan. Ke depannya, kami ingin layanan ini bukan hanya efektif, tetapi juga aman dan nyaman bagi seluruh pelajar,” tutur Kendarjo.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar