Pemkab Kutai Kartanegara

Uji Coba Sistem BITEC, Dishub Kukar Genjot Layanan Bus Sekolah

lihat foto
Halte bus sekolah di Tenggarong jadi titik penjemputan pelajar. Foto: BorneoFlash/ Ernita Sriana
Halte bus sekolah di Tenggarong jadi titik penjemputan pelajar. Foto: BorneoFlash/ Ernita Sriana

BorneoFlash.com, KUKAR - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat layanan bus sekolah yang dalam dua hingga tiga tahun terakhir memasuki masa operasional paling stabil.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Darat dan Penerbangan Dishub Kukar, Kendarjo, menyebut antusiasme pelajar meningkat seiring rute yang makin tertata dan pengawasan yang lebih ketat.

Menurutnya, program bus sekolah sebenarnya sudah berjalan sekitar enam tahun. Namun, penataan rute secara menyeluruh baru benar-benar optimal dalam beberapa tahun terakhir.

Kini, armada mengangkut pelajar SMP, SMA, hingga SMK berdasarkan jalur yang sudah disusun agar perjalanan lebih efisien.

“Bus sekolah ini menjemput dan mengantar pelajar sesuai rute yang sudah ditentukan. Bus melewati sekolah-sekolah yang berada dalam jalur tersebut,” kata Kendarjo, pada Jumat (12/12/2025).

Kendarjo memastikan layanan semakin diminati karena aksesnya lebih tertib. Dishub Kukar juga mulai mengintegrasikan sistem Bus Information Technology Card (BITEC) yang saat ini diuji coba di wilayah Loa Tebu.

Melalui sistem digital ini, data keberangkatan dan kepulangan pelajar dapat tercatat otomatis dan terhubung ke pusat monitoring.


“Dengan kartu BITEC, kita bisa melihat nama siswa, jam berangkat, dan jam pulang. Ini masih tahap percontohan, tetapi tahun depan akan diterapkan secara menyeluruh,” jelasnya.

Untuk memperkuat keamanan, Dishub Kukar juga berencana menambah fasilitas CCTV di seluruh armada agar kondisi di dalam bus dapat dipantau secara real time.

Setiap bus mampu mengangkut sekitar 20 pelajar per perjalanan, dengan pola operasional satu kali antar pada pagi hari dan dua kali penjemputan di siang hingga sore.

Ia menambahkan, pelajar kini sudah terbiasa dengan ritme operasional bus sekolah. Mereka menunggu di halte yang telah disiapkan dan mengikuti jadwal yang sudah ditentukan, termasuk bagi siswa yang memiliki jam pulang berbeda.

Ke depan, Dishub Kukar akan mengevaluasi ulang jarak tempuh, kebutuhan operasional, termasuk kemungkinan penambahan armada.

Perhitungan Beban Operasional Kendaraan (BOK) juga sedang dilakukan sebagai dasar peningkatan layanan.

“Semua sudah kami siapkan. Ke depannya, kami ingin layanan ini bukan hanya efektif, tetapi juga aman dan nyaman bagi seluruh pelajar,” tutur Kendarjo.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar