DPRD Penajam Paser Utara

DPRD PPU Desak Pemerintah Pusat Biayai Jembatan Sungai Riko: Nilai Proyek Capai Rp1 Triliun

lihat foto
Wakil Ketua II DPRD PPU, Andi Muhammad Yusuf. Foto: BorneoFlash/IST
Wakil Ketua II DPRD PPU, Andi Muhammad Yusuf. Foto: BorneoFlash/IST

BorneoFlash.com, PENAJAM – Rencana pembangunan Jembatan Sungai Riko di Kecamatan Penajam kembali mengemuka dan didorong untuk segera direalisasikan melalui dukungan pendanaan dari pemerintah pusat.

Proyek ini dinilai sangat strategis bagi mobilitas masyarakat serta konektivitas wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Wakil Ketua II DPRD PPU, Andi Muhammad Yusuf, mengatakan bahwa pembangunan jembatan tersebut sebenarnya telah lama direncanakan, namun belum dapat dilaksanakan akibat keterbatasan anggaran daerah.

“Karena nilai kebutuhan pembangunan cukup besar, kami mendorong agar pembiayaannya diambil dari pemerintah pusat,” ujar Andi, pada Selasa (2/12/2025).

Ia menegaskan posisi Kabupaten PPU sebagai daerah penyangga IKN menjadi dasar kuat agar pemerintah pusat memberikan prioritas pendanaan.

“Ini sejalan dengan harapan Bupati bahwa PPU harus masuk dalam proyek strategis nasional (PSN),” katanya.

Berdasarkan perhitungan awal, pembangunan jembatan yang menghubungkan Kelurahan Gersik, Buluminung, dan wilayah sekitarnya itu diperkirakan menelan biaya sekitar Rp1 triliun.

Angka tersebut dinilai terlalu berat jika dibebankan pada APBD PPU 2026 yang hanya berada di kisaran Rp1,48 triliun, dengan sebagian besar anggaran sudah dialokasikan untuk sektor wajib seperti pendidikan, kesehatan, dan layanan publik lainnya.

Andi menjelaskan bahwa keberadaan jembatan itu nantinya akan memangkas waktu tempuh masyarakat, terutama menuju Balikpapan. Saat ini, perjalanan dapat memakan waktu sekitar satu jam, namun dengan jembatan tersebut jarak tempuh menuju Jembatan Pulau Balang bisa menjadi hanya sekitar 20 menit.

“Kami berharap pemerintah pusat memberikan perhatian lebih kepada PPU, apalagi satu kecamatan masuk dalam kawasan IKN. Semoga rencana ini dapat terealisasi demi meningkatkan mobilitas dan konektivitas warga,” tutupnya. (*/Adv)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar