BorneoFlash.com, PENAJAM — Anggota Komisi I DPRD Penajam Paser Utara (PPU), Muhammad Bijak Ilhamdani, mendesak Bupati PPU Mudyat Noor segera memberikan kepastian terkait pelaksanaan mutasi pejabat di lingkungan pemerintah daerah.
Menurutnya, penundaan yang berlarut justru menimbulkan kegelisahan bagi aparatur sipil negara (ASN) yang menunggu penempatan definitif.
“Kita sudah berada di penghujung tahun, artinya sudah sembilan bulan kepemimpinan Bupati Mudyat Noor. Saya mempertanyakan kenapa mutasi belum dilakukan, padahal Kemendagri sudah mengatur bahwa setelah enam bulan itu sudah dibolehkan. Ini kan sudah lewat,” ujarnya, pada Senin (24/11/2025).
Bijak menegaskan, mutasi merupakan instrumen penting untuk memperkuat kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) sekaligus menjaga stabilitas birokrasi. Semakin lama keputusan diambil, semakin besar pula potensi dampak psikologis yang dirasakan ASN.
“Saya pastikan tentu ada pertimbangan dari bupati. Namun mengingat statement beliau empat bulan lalu yang mengatakan akan melakukan mutasi, saya pikir jeda dari pernyataan itu sampai sekarang sudah terlalu lama. Ini berpotensi menimbulkan beban psikologis bagi ASN,” jelasnya.
Ia menambahkan, di tengah pembahasan anggaran dan sejumlah agenda strategis daerah, kepastian mengenai mutasi menjadi hal yang sangat dibutuhkan agar OPD dapat bekerja optimal.
“Harapan saya, sangat bijaksana bila Pak Bupati memberi kepastian kapan mutasi akan dilaksanakan. Apalagi seminggu lalu ASN sudah dilakukan profiling. Itu sudah langkah awal menuju mutasi,” tegasnya.
Bijak juga mengungkapkan bahwa dirinya pernah berkomunikasi secara nonformal dengan bupati terkait isu tersebut. Namun, berbagai pertimbangan yang diambil membuat proses pengambilan keputusan semakin panjang.
“Beliau punya beberapa pertimbangan, tapi mungkin terlalu larut dalam mempertimbangkannya. Saya pikir Pak Bupati harus segera mengambil keputusan,” ucapnya.
Ia berharap pemerintah daerah tidak lagi menunda proses mutasi agar kepemimpinan Mudyat Noor berjalan lebih efektif pada tahun anggaran mendatang.
“Makanya harapan saya, Bupati harus segera mengambil keputusan terkait mutasi ini. Kami menunggu langkah-langkah itu segera dilakukan,” pungkasnya. (*/Adv)






