BorneoFlash.com, PENAJAM — Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) segera mewujudkan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kelurahan Lawe-Lawe, Kecamatan Penajam.
Program pendidikan berbasis asrama ini dikhususkan bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem, dengan seluruh biaya pembangunan hingga operasional ditanggung penuh oleh APBN.
Ketua Komisi II DPRD PPU, Tohiron, menyebut kehadiran SR sebagai langkah strategis pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pemerataan akses pendidikan.
“Sekolah Rakyat itu wajib berdomisili di PPU dan diperuntukkan khusus bagi anak-anak dari keluarga miskin. Kriterianya sudah kita tetapkan dengan jelas,” ujar Tohiron, pada Kamis (13/11/2025). Menunggu Finalisasi Desain Gedung Tohiron menjelaskan, pembangunan fisik SR kini masih menunggu finalisasi desain dari pemerintah pusat. Jumlah penerimaan siswa juga akan menyesuaikan kapasitas bangunan yang dirancang.
“Apakah gedungnya dibangun penuh atau bertahap, itu yang menentukan berapa banyak anak yang bisa direkrut,” katanya. Pemkab PPU sendiri hanya menyiapkan lahan seluas lima hektare di kawasan Lawe-Lawe. Sementara seluruh pembangunan fasilitas dan operasional SR sepenuhnya diambil alih pemerintah pusat.
“Semua pembiayaan SR berasal dari APBN. Kabupaten hanya menyediakan lahannya saja. Lokasinya sudah fix di Lawe-Lawe,” tegasnya.
Konsep SR tidak hanya menyediakan ruang belajar, tetapi juga fasilitas tempat tinggal bagi seluruh siswa. Setiap anak akan tinggal di lingkungan sekolah dengan fasilitas lengkap, termasuk tempat tidur dan kebutuhan dasar harian.
“Anak-anak akan tinggal di area sekolah, termasuk kasur dan fasilitas pendukung lainnya. Tujuannya agar pendidikan dan kebutuhan makan anak-anak dari keluarga miskin ekstrem ini benar-benar terjamin,” terang Tohiron.
Program ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam menanggulangi kemiskinan ekstrem melalui pendekatan jangka panjang berbasis pendidikan.
“Pemerintah berpandangan bahwa kemiskinan hanya dapat diputus dengan pengetahuan dan pendidikan yang memadai. Lewat SR, kita ingin menciptakan sumber daya manusia yang lebih berkualitas,” pungkasnya. (*/Adv)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar