Sekolah Terpadu Grand City Siap Dibangun Tahun 2026, Jadi Wajah Baru Pendidikan Balikpapan

oleh -
Editor: Ardiansyah
Kepala Disdikbud Kota Balikpapan, Irfan Taufik. Foto: BorneoFlash/Ardian
Kepala Disdikbud Kota Balikpapan, Irfan Taufik. Foto: BorneoFlash/Ardian
banner 300×250

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) terus memperluas akses pendidikan berkualitas bagi warga kota. Salah satu langkah strategisnya adalah pembangunan sekolah terpadu di kawasan Grand City, yang ditargetkan mulai dikerjakan pada tahun 2026.

 

Kepala Disdikbud Kota Balikpapan, Irfan Taufik, mengatakan saat ini proyek pembangunan sekolah tersebut masih dalam tahap review Detail Engineering Design (DED) sebelum masuk ke proses lelang. Pembangunan akan dilakukan secara terpadu, mencakup PAUD, SD, dan SMP dalam satu kawasan pendidikan modern.

 

“Progresnya sekarang masih proses review DED. Sekolah ini rencananya dibangun pada tahun 2026 dengan konsep sekolah terpadu, mulai dari PAUD, SD, hingga SMP,” ujar Irfan, saat dikonfirmasi pada Minggu (2/11/2025).

 

Pemerintah telah menyiapkan lahan seluas lebih dari 1,1 hektare di kawasan Grand City sebagai lokasi pembangunan. Adapun anggaran yang disiapkan mencapai Rp24 miliar, dan saat ini tengah dalam proses pembahasan dalam rencana anggaran tahun 2026.

 

 “Lahan sudah siap, sekitar 1,1 hektare lebih. Kami juga sudah menyiapkan rencana lelang dini, namun saat ini masih dalam tahap pembahasan anggaran untuk tahun 2026,” jelasnya.

 

Menurut Irfan, sekolah terpadu tersebut akan menjadi model baru pengembangan fasilitas pendidikan di Balikpapan Utara, terutama untuk memenuhi kebutuhan warga di kawasan permukiman baru yang terus berkembang pesat.

 

Dalam DED, sekolah ini dirancang memiliki 11 ruang belajar (rombel) untuk jenjang SD dan SMP, lengkap dengan ruang guru, laboratorium, serta fasilitas penunjang lainnya. Selain menjadi tempat belajar, sekolah ini juga diharapkan menjadi pusat kegiatan pendidikan dan pengembangan karakter anak di wilayah tersebut.

 

Baca Juga :  Personel Ditsamapta Polda Kaltim Laksanakan Operasi Kepolisian Kewilayahan Nusantara Mahakam TA. 2022

“Kami ingin menghadirkan fasilitas pendidikan yang representatif dan ramah anak. Tidak hanya bangunan yang bagus, tapi juga lingkungan belajar yang mendukung tumbuh kembang siswa secara optimal,” tambah Irfan.

 

Pembangunan sekolah terpadu Grand City juga merupakan bagian dari strategi pemerataan layanan pendidikan, agar masyarakat di kawasan utara kota tidak perlu menempuh jarak jauh untuk mengakses sekolah negeri.

 

Selain itu, konsep sekolah terpadu ini diyakini dapat mengefisienkan pengelolaan sumber daya, baik tenaga pendidik maupun sarana-prasarana. “Dengan model terpadu, pengelolaan lebih efisien dan koordinasi antarjenjang pendidikan bisa lebih baik,” ujarnya.

 

Pemerintah Kota Balikpapan menargetkan seluruh tahapan administrasi dapat selesai pada akhir 2025, sehingga pelaksanaan konstruksi dapat dimulai lebih awal di tahun berikutnya.

 

Hadirnya sekolah terpadu di Grand City, Balikpapan diharapkan semakin siap menjawab tantangan peningkatan mutu pendidikan sekaligus mendukung visi kota sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) yang cerdas dan berdaya saing. (Adv)

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.