Lokasi hotel yang berdekatan dengan RS Korpri dinilai cukup strategis dan bisa menjadi solusi jika terjadi kelebihan pasien.
Jaya menyebut bahwa hotel atlet dapat difungsikan bagi pasien yang sudah menunjukkan kondisi membaik namun belum dapat dipulangkan.
Untuk menjaga kualitas pelayanan, dokter dari RS Korpri akan dilibatkan dalam proses perawatan. Namun, ia menekankan bahwa opsi ini hanya akan diterapkan bila situasi benar-benar mendesak.
“Langkah utama kami tetap pada pembenahan sistem dan perbaikan fasilitas di RS AWS. Kami ingin memastikan seluruh ruang perawatan yang rusak atau tidak layak segera diperbaiki agar pelayanan tidak terganggu,” terangnya.
Ia juga mengingatkan bahwa Pemprov Kaltim telah memberikan dukungan dana, baik melalui subsidi maupun mekanisme Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), untuk menunjang kebutuhan operasional rumah sakit.
“Pemerintah sudah memberikan subsidi dan kewenangan kepada rumah sakit untuk menggunakan dana BLUD dalam memperbaiki fasilitas. Jadi jika ada ruangan yang tidak layak, segera lakukan perbaikan agar pelayanan kesehatan di Kaltim dapat berjalan maksimal,” tutupnya.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar