Pemprov Kaltim

Pemprov Kaltim Salurkan Insentif Guru dan Marbot, Gebyar Pajak Hingga Peluncuran SIMPATOR GEMAS

lihat foto
Plt. Asisten Administrasi Umum Setda Kaltim, Ismiati, saat Peluncuran SIMPATOR GEMAS di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC)/DOME, pada Rabu (17/9/2025). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Plt. Asisten Administrasi Umum Setda Kaltim, Ismiati, saat Peluncuran SIMPATOR GEMAS di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC)/DOME, pada Rabu (17/9/2025). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) kembali menyalurkan insentif bagi guru honorer dan marbot atau penjaga rumah ibadah non-Muslim melalui program Jospol 3, salah satu program unggulan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim.

Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Administrasi Umum Setda Kaltim, Ismiati, menjelaskan, pada tahap ketiga ini insentif diberikan kepada 25.163 guru honorer dari jenjang PAUD, TK, SD hingga SMP, serta 877 marbot dan penjaga rumah ibadah non-Muslim yang tersebar di 10 kabupaten/kota se-Kaltim. Besaran insentif ditetapkan Rp500 ribu per bulan selama enam bulan, terhitung Juli–Desember 2025.

“Khusus di Kota Balikpapan, penerima insentif untuk marbot dan penjaga rumah ibadah non-Muslim tercatat sebanyak 370 orang,” ujarnya sebelum penyerahan kepada perwakilan penerima manfaat Jospol dan Gratispol, di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC)/DOME, pada Rabu (17/9/2025).

Peluncuran SIMPATOR GEMAS di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC)/DOME, pada Rabu (17/9/2025). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Peluncuran SIMPATOR GEMAS di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC)/DOME, pada Rabu (17/9/2025). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

Selain penyaluran insentif, Pemprov Kaltim melalui Badan Pendapatan Daerah juga menggelar Gebyar Pajak 2025 sebagai apresiasi bagi wajib pajak kendaraan bermotor yang taat. Tahun ini, hadiah yang disediakan mencapai Rp5 miliar dengan bentuk yang lebih beragam, yaitu 60 paket wisata religi/umrah, 50 unit sepeda motor listrik, serta 375 tabungan masing-masing senilai Rp4 juta.

Berdasarkan hasil pengundian pada 11 Agustus 2025, tercatat 365 orang pemenang yang berhak membawa pulang hadiah, terdiri dari 47 pemenang wisata religi/umrah, 35 pemenang sepeda motor listrik, dan 283 pemenang tabungan. Namun, 120 pemenang dinyatakan gugur karena tidak memenuhi persyaratan, diantaranya kendaraan telah dijual, ditarik leasing, atau pemilik pindah domisili.


“Khusus pemenang wisata religi umrah, rencananya akan diberangkatkan ke Tanah Suci pada 21 September 2025. Sementara dua pemenang beragama Buddha akan diberangkatkan ke Sri Lanka untuk perjalanan religi,” kata Ismiati.

Dalam kesempatan yang sama, Pemprov Kaltim juga memberikan penghargaan kepada sejumlah perusahaan yang taat membayar pajak kendaraan bermotor, bahan bakar, air permukaan, hingga pajak alat berat. Apresiasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi dunia usaha untuk semakin disiplin dalam memenuhi kewajiban pajak daerah.

Tak hanya itu, acara juga dirangkai dengan peresmian inovasi aplikasi SIMPATOR GEMAS (Sistem Informasi Monitoring Pajak Kendaraan Bermotor Menuju Generasi Emas). Aplikasi ini kini tak hanya bersifat informatif, tetapi sudah terintegrasi dengan sistem pembayaran digital melalui kerja sama dengan PT Wahana Pembayaran Digital (Paylabs).

Peluncuran SIMPATOR GEMAS di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC)/DOME, pada Rabu (17/9/2025). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Peluncuran SIMPATOR GEMAS di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC)/DOME, pada Rabu (17/9/2025). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

Wajib pajak dapat melakukan pembayaran lebih mudah dan transparan melalui berbagai kanal, mulai dari virtual account, kartu kredit, hingga e-wallet seperti ShopeePay, OVO, DANA, GoPay, Kredivo, serta layanan perbankan BRI, BNI, dan BPD Kaltimtara.

“Dengan digitalisasi ini, pelayanan publik di bidang perpajakan akan lebih cepat, praktis, dan modern. Semua ini bagian dari komitmen Pemprov Kaltim menghadirkan layanan terbaik sekaligus mengoptimalkan pendapatan asli daerah,” pungkas Ismiati.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar