PT PLN (Persero)

PLN Dorong Transisi Energi dengan Hadirkan BYD ATTO 1 di Balikpapan

lihat foto
Peluncuran mobil listrik terbaru BYD ATTO 1 di Balikpapan, pada Sabtu (6/9/2025). Foto: HO/PLN UID Kaltimra
Peluncuran mobil listrik terbaru BYD ATTO 1 di Balikpapan, pada Sabtu (6/9/2025). Foto: HO/PLN UID Kaltimra

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Peluncuran mobil listrik terbaru BYD ATTO 1 di Balikpapan, Sabtu (6/9/2025), menjadi momentum penting bagi PT PLN (Pesero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik (EV) di Kaltim dan Kaltara.

Agenda ini bertepatan dengan peringatan Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2025, sekaligus menegaskan dukungan PLN terhadap transportasi ramah lingkungan berbasis energi bersih.

General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menegaskan bahwa kehadiran BYD ATTO 1 bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari perjalanan transisi energi nasional.

“PLN berkomitmen menghadirkan listrik yang andal sekaligus membangun ekosistem kendaraan listrik yang mudah diakses, nyata, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Hingga Agustus 2025, PLN UID Kaltimra telah mengoperasikan 77 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), dengan 25 unit di antaranya berada di Balikpapan. Pertumbuhan infrastruktur ini sejalan dengan lonjakan pemakaian kendaraan listrik.

Jika pada 2021 hanya tercatat 23 transaksi pengisian dengan konsumsi 63 kWh, maka pada 2022 melonjak menjadi 451 transaksi atau 7.400 kWh. Pada 2023 meningkat lebih dari 1.000 transaksi setara 20 ribu kWh, dan sepanjang 2025 hingga akhir Agustus sudah mencapai 10.400 transaksi dengan konsumsi listrik 253 ribu kWh.


Menurut Chaliq, tren tersebut menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik kian tinggi. PLN juga menghadirkan inovasi melalui aplikasi PLN Mobile yang memudahkan pengguna EV mencari lokasi SPKLU, melakukan pengisian, hingga mengakses layanan pelanggan.

Meski begitu, Chaliq menegaskan bahwa penguatan ekosistem EV membutuhkan kerja sama lintas sektor.

“PLN tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi dengan produsen otomotif, pelaku industri EV, pemerintah daerah, hingga dunia usaha sangat penting untuk mempercepat transisi menuju transportasi ramah lingkungan,” jelasnya.

Apresiasi turut disampaikan oleh BYD Indonesia. Operational General Manager East Area Haka Auto, Chitra Ortho Prayundityo, menyebut dukungan PLN menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan publik.

“Kehadiran BYD ATTO 1 di Balikpapan semakin memperluas pilihan mobil listrik di Indonesia. Kami sangat mengapresiasi peran PLN dalam menyiapkan infrastruktur dan layanan yang memberi kenyamanan bagi pengguna EV,” ungkapnya.

Dengan hadirnya BYD ATTO 1 dan dukungan penuh PLN, ekosistem kendaraan listrik di Kalimantan diproyeksikan terus berkembang, mendukung target transisi energi nasional sekaligus mendorong gaya hidup masyarakat yang lebih ramah lingkungan. (*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar