Andi memastikan pasokan air bersih dari PDAM sudah tersedia sebagai sumber utama.
Selain itu, pihaknya masih menunggu keputusan pemerintah pusat terkait mekanisme penyediaan konsumsi siswa, apakah akan menggunakan sistem katering atau memasak langsung di lokasi.
“Jika diputuskan memasak di tempat, tentu diperlukan perlengkapan dapur tambahan dan peralatan makan,” kata Andi.
Sementara itu, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah menyelesaikan rekrutmen 31 guru yang akan ditempatkan di dua lokasi Sekolah Rakyat tahap I-C.
Untuk SMAN 16 Samarinda, diperkirakan sekitar 15 guru bertugas, dan kepala sekolah sudah ditetapkan, berasal dari SMAN 3 Samarinda.
“Nama-nama guru telah tersedia, kepala sekolah juga sudah ditunjuk, dan mereka telah melakukan koordinasi dengan kami serta pihak SMAN 16 terkait persiapan pelaksanaan, termasuk penggunaan bersama fasilitas laboratorium,” ujar Andi.
Setelah seluruh fasilitas dinyatakan rampung 100 persen oleh Kementerian PU, tim dari Kementerian Sosial akan melakukan verifikasi akhir untuk memastikan kesiapan operasional sebelum sekolah resmi diluncurkan dan kegiatan belajar mengajar dimulai. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar