"Meskipun bukan ibu kota provinsi, Balikpapan merupakan kota terbesar dan paling berkembang di Kalimantan Timur. Dengan dukungan industri migas, Balikpapan menjadi penggerak ekonomi regional. Kerja sama ini bisa menjadi lompatan besar dalam transformasi kota kami menjadi smart city yang berdaya saing global," lanjut Bagus.
Balikpapan sendiri memiliki rekam jejak yang kuat dalam tata kota dan kenyamanan hidup. Kota ini pernah dinobatkan sebagai Kota Ketiga Paling Layak Huni di Indonesia versi Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia (2017), serta Kota Paling Dicintai Dunia versi World Wildlife Fund (WWF) pada 2015.
Melalui kerja sama ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan berharap perusahaan-perusahaan asal Yokohama dapat melihat peluang investasi di berbagai sektor, khususnya infrastruktur air bersih, sanitasi, energi, transportasi, dan pengelolaan lingkungan.
"Kami ingin mengembangkan kolaborasi multisektor yang bukan hanya membuat Balikpapan semakin modern, tetapi juga menjadi kota pintar yang inklusif dan berkelanjutan," pungkas Bagus.
Kolaborasi antara Balikpapan dan Yokohama menjadi momentum penting bagi Balikpapan untuk mempercepat transformasinya menjadi kota masa depan yang tangguh, ramah lingkungan, dan berorientasi pada kualitas hidup warganya.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar