Berita Balikpapan Terkini

Duta Pancasila Balikpapan Siap Jadi Role Model Generasi Muda 

lihat foto
Muhammad Aqqil Waliyyuddin, Ketua DPPI Kota Balikpapan periode 2025–2029 bersama Kesbangpol Kota Balikpapan, Sutadi. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Muhammad Aqqil Waliyyuddin, Ketua DPPI Kota Balikpapan periode 2025–2029 bersama Kesbangpol Kota Balikpapan, Sutadi. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Sejarah baru ditorehkan generasi muda Kota Balikpapan. Untuk pertama kalinya, Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kota Balikpapan resmi dikukuhkan, pada Selasa (5/8/2025).

Tujuh purna Paskibraka terpilih menjadi pelopor penyebar nilai-nilai luhur Pancasila di lingkungan sekolah dan masyarakat.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Balikpapan, Sutadi, mengungkapkan bahwa pengukuhan ini menjadi momen penting karena Balikpapan untuk pertama kalinya berhasil meloloskan kader DPPI setelah sebelumnya belum memenuhi syarat kelulusan nasional.

"DPPI ini perdana dilakukan di Balikpapan. Tahun-tahun sebelumnya belum lolos. Mereka melalui proses seleksi ketat seperti tes intelegensi umum dan wawasan kebangsaan dari BPIP. Setelah lolos, baru mereka dikukuhkan sebagai Duta Pancasila," jelas Sutadi.

Dari tujuh orang yang ditetapkan, lima di antaranya hadir langsung dalam pelantikan yang dilakukan oleh Sekretaris Kota Balikpapan, Muhaimin. Dalam kesempatan tersebut juga dibuka secara resmi pemusatan pelatihan Paskibraka Kota Balikpapan Tahun 2025.

Sebanyak 39 pelajar akan mengikuti masa karantina selama 14 hari di Hotel Town House, sebagai persiapan untuk pengibaran bendera pada 17 Agustus mendatang. Empat di antaranya akan mewakili Balikpapan di tingkat provinsi.

Sutadi menjelaskan bahwa peran Duta Pancasila sangat strategis sebagai figur panutan generasi muda.

"Setelah menjadi purna Paskibraka, mereka bisa mengikuti tes BPIP. Setelah lulus, mereka diangkat menjadi Duta Pancasila di tingkat kota, provinsi, hingga nasional. Tugas mereka bukan hanya seremoni, tapi juga membina kaderisasi, menyebarkan nilai-nilai Pancasila, dan bekerja sama dengan pemerintah dalam pendidikan karakter serta pembinaan ideologi," jelasnya.

Muhammad Aqqil Waliyyuddin, Ketua DPPI Kota Balikpapan periode 2025–2029, mengungkapkan bahwa proses seleksi untuk menjadi ketua cukup panjang.


"Kami melewati tahapan seperti wawancara, pengisian formulir, hingga asesmen tertulis. Semua sudah dirancang sejak tiga bulan lalu," ujar Aqqil, yang merupakan alumni Paskibraka Balikpapan tahun 2021.

Menurut Aqqil, menjadi Duta Pancasila adalah bentuk panggilan hati untuk menjaga semangat kebangsaan di tengah generasi muda yang kian tergerus globalisasi.

“Kami hadir untuk menghidupkan kembali nilai-nilai Pancasila melalui program yang relevan dan kekinian. Tantangannya besar, karena banyak anak muda yang mulai abai terhadap nilai-nilai bangsa. Tapi justru itu tugas kami,” tegasnya.

DPPI Balikpapan kini memiliki tujuh pengurus inti yang akan bersinergi dengan adik-adik Paskibraka tahun 2024 dalam berbagai program kerja. Salah satunya adalah “Agustus School”, program edukasi Pancasila yang akan dilaksanakan di sekolah-sekolah, dengan sasaran utama para calon Paskibraka.

“Program ini akan kami mulai segera, dan akan diisi dengan materi pemahaman nilai-nilai Pancasila secara mendalam namun tetap menarik. Kesbangpol juga akan memfasilitasi penuh kegiatan ini, karena kami tidak bisa bekerja sendiri,” tambah Aqqil.

Kehadiran DPPI Balikpapan diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menanamkan kembali semangat kebangsaan dan memperkuat karakter pelajar. Mereka bukan hanya simbol semangat muda, tapi agen perubahan yang membawa pesan penting: Pancasila harus tetap hidup di hati generasi masa depan.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar