BorneoFlash.com, KAIRO – Menteri Luar Negeri Mesir, Badr Abdelatty, dan Utusan Khusus Amerika Serikat untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, melakukan pembicaraan via telepon pada Sabtu (5/7) untuk membahas perkembangan terbaru negosiasi gencatan senjata di Jalur Gaza.
Dalam pernyataan resmi, yang dikutip dari Antara News, Kementerian Luar Negeri Mesir menyebutkan bahwa kedua pihak membahas rencana pertemuan tidak langsung antara para pihak yang bertikai guna mencapai kesepakatan damai.
Menlu Abdelatty juga menyampaikan bahwa Mesir tengah mempersiapkan konferensi internasional mengenai pemulihan dan rekonstruksi Gaza, yang akan digelar setelah kesepakatan gencatan senjata tercapai.
Witkoff menyampaikan apresiasi atas peran aktif Mesir dalam memediasi konflik serta kontribusinya bagi stabilitas kawasan. Pembicaraan ini memperkuat sinyal bahwa negosiasi yang sempat mandek kini kembali bergerak positif.
Respons Positif Hamas Bangkitkan Harapan Baru
Pada Jumat (4/7), Hamas menyatakan telah memberikan respons positif terhadap proposal gencatan senjata yang diusulkan oleh mediator dari Mesir dan Qatar.
Kelompok perlawanan Palestina itu juga menyatakan kesiapan untuk segera memulai perundingan terkait mekanisme implementasi kesepakatan.
Menurut Kepala Kantor Hubungan Nasional Hamas, Hussam Badran, konsultasi intensif telah dilakukan bersama berbagai faksi nasional dan Islam Palestina, menghasilkan konsensus nasional yang mendukung sikap Hamas terhadap proposal gencatan senjata dan pertukaran tawanan.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar