BorneoFlash.com, SAMARINDA - Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mulai mempersiapkan diri secara serius menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI tahun 2028 yang akan diselenggarakan di Nusa Tenggara Barat.
Gubernur Kaltim, H. Rudy Mas’ud, menyampaikan bahwa pihaknya menargetkan capaian ambisius: menembus tiga besar nasional, bahkan tak menutup kemungkinan untuk merebut gelar juara umum.
Pernyataan tersebut disampaikan Gubernur Rudy pada Minggu (20/4/2025) saat mengumumkan rencana strategis penguatan prestasi olahraga daerah.
Ia menegaskan bahwa Kaltim memiliki modal infrastruktur olahraga yang memadai, sehingga tantangan ke depan lebih bertumpu pada tata kelola pembinaan atlet dan pelatih yang berkelanjutan.
“Sarana olahraga yang kita miliki sangat kompetitif. Kini saatnya memaksimalkan pengelolaan agar cita-cita menjadi juara nasional dapat diwujudkan,” ungkapnya.
Untuk mendukung ambisi tersebut, Pemprov Kaltim berencana merekrut pelatih-pelatih berkaliber tinggi, termasuk mantan atlet nasional yang memiliki pengalaman di ajang internasional seperti SEA Games, PON, dan Olimpiade.
Kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan transfer pengetahuan teknis dan membentuk mental juara pada atlet muda daerah.
Sejumlah cabang olahraga (cabor) unggulan, seperti bulu tangkis, sepak bola, dan renang, akan mendapatkan perhatian khusus.
Namun demikian, Pemprov juga tetap memberi fokus pada cabor yang menjadi kekuatan tradisional Kaltim, seperti gulat, yang selama ini menyumbang banyak medali dan dianggap sebagai salah satu andalan.
Gubernur Rudy menekankan bahwa pembangunan prestasi olahraga tidak dapat dilakukan secara instan.
Ia menilai pembinaan berjangka panjang dan deteksi bakat sejak usia dini merupakan elemen kunci yang tak bisa diabaikan.
Karena itu, pemerintah daerah akan memperkuat kerja sama lintas sektor dengan KONI, institusi pendidikan olahraga, serta klub-klub lokal.
Sebagai catatan, pada pelaksanaan PON XX tahun 2021, Kaltim menempati posisi keenam dalam klasemen akhir dengan raihan 25 medali emas.
Untuk masuk tiga besar, Kaltim harus bersaing ketat dengan provinsi-provinsi unggulan seperti Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Jawa Timur yang konsisten mendominasi papan atas.
Meski demikian, Gubernur Rudy tetap optimistis bahwa peluang Kaltim masih terbuka lebar jika langkah-langkah strategis dilakukan secara konsisten sejak dini.
“Pembangunan olahraga bukan semata mengejar jumlah medali, tetapi juga membentuk mental dan karakter juara pada generasi muda Kaltim,” tegasnya.
Melalui langkah persiapan yang matang dan kolaboratif, Kaltim berharap dapat mempersembahkan prestasi gemilang pada PON 2028, sekaligus memperkuat posisi sebagai provinsi yang unggul di bidang olahraga nasional.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar