BorneoFlash.com, SAMARINDA – Menjelang keberangkatan jemaah haji tahun 2025, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung pelaksanaan kegiatan bimbingan manasik haji yang akan diadakan oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Samarinda.
Kepala Kemenag Samarinda, Aji Mulyadi, secara resmi menyampaikan permohonan izin sekaligus permintaan dukungan teknis kepada Wali Kota Samarinda, Andi Harun, sebagai bagian dari sinergi antarlembaga untuk meningkatkan pelayanan haji di daerah.
Dalam keterangannya, Aji menjelaskan bahwa kegiatan manasik akan berlangsung selama dua hari, yaitu pada Sabtu dan Minggu, 19–20 April 2025, di GOR Segiri Samarinda.
Kegiatan ini akan diikuti oleh 585 calon jemaah haji asal Samarinda yang akan menerima pembekalan seputar pelaksanaan ibadah haji.
"Sebanyak 585 jemaah haji dari Kota Samarinda dijadwalkan mengikuti bimbingan ini. Melalui kegiatan manasik, para jemaah akan memperoleh pemahaman mendalam serta simulasi praktik ibadah untuk memastikan kesiapan mereka secara spiritual, mental, dan fisik," ujar Aji Mulyadi.
Ia menambahkan, berdasarkan jadwal dari Kementerian Agama Republik Indonesia, kelompok terbang (kloter) pertama dari Kota Samarinda akan diberangkatkan ke Tanah Suci pada tanggal 6 Mei 2025.
Oleh sebab itu, kegiatan manasik menjadi momen penting sebagai persiapan akhir bagi para jemaah.
“Dengan waktu keberangkatan yang semakin dekat, kami sangat mengharapkan dukungan teknis dari Pemerintah Kota agar seluruh kebutuhan dalam pelaksanaan manasik dapat terpenuhi, sehingga kegiatan dapat berjalan tertib dan lancar,” ungkapnya.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Samarinda Andi Harun menyatakan komitmen penuh pemerintah daerah dalam mendukung suksesnya pelaksanaan manasik haji tahun ini.
“Kegiatan manasik ini merupakan bagian integral dari persiapan ibadah haji. Pemerintah Kota Samarinda siap memberikan dukungan maksimal agar kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan sesuai harapan,” kata Andi Harun.
Ia juga menyampaikan harapannya agar para jemaah mengikuti kegiatan manasik dengan serius, guna memperoleh pemahaman menyeluruh terkait pelaksanaan ibadah haji.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh jemaah dapat berangkat dalam kondisi yang benar-benar siap, baik secara fisik maupun dalam pemahaman terhadap tata cara dan rukun ibadah. Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutup Wali Kota.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar