BorneoFlash.com, SAMARINDA - Memasuki hari keempat Ramadan 1446 Hijriah, sekaligus hari kedua pelaksanaan Gerakan Subuh Berjamaah, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar Safari Ramadan di Masjid Al Ma’ruf, Voorvo, Samarinda, pada Selasa (4/3/2025).
Gubernur Kaltim, Dr. H. Rudy Mas’ud, memimpin langsung jajaran perangkat daerah dalam Gerakan Subuh Berjamaah ini.
Ia menekankan pentingnya menjaga ibadah salat di samping kewajiban berpuasa selama Ramadan.
“Alhamdulillah, hari ini kita melaksanakan Salat Subuh Berjamaah di Masjid Al Ma’ruf. Salat adalah yang utama, karena tidak ada artinya berpuasa jika tidak mendirikan salat,” ujar Gubernur Rudy Mas’ud usai melaksanakan ibadah tersebut.
Gubernur mengungkapkan rasa bangga melihat antusiasme para pelajar dari SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah Negeri di Samarinda yang turut serta dalam kegiatan ini.
“Semoga mereka semua menjadi generasi pejuang subuh,” harapnya.
Ia menegaskan bahwa Gerakan Subuh Berjamaah ini tidak hanya dilakukan selama bulan Ramadan, tetapi diharapkan dapat terus berlanjut sepanjang tahun.
Menurutnya, generasi muda muslim yang senantiasa menjaga salat subuh berjamaah akan mendapatkan perlindungan dan keberkahan dari Allah SWT.
“Salat subuh berjamaah memiliki keajaiban tersendiri. Jika ingin sukses, memperoleh rezeki yang luas, serta badan yang sehat, maka istiqomahlah dalam menjalankan salat subuh,” pesannya.
Gubernur Rudy Mas’ud juga mengingatkan tentang salah satu program unggulan Pemprov Kaltim, yaitu pemberian fasilitas ibadah umrah bagi para pengurus masjid.
Ia menekankan pentingnya pendataan yang akurat agar para imam dan marbot yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah dapat memperoleh kesempatan tersebut.
“Pastikan bahwa setiap pengurus masjid yang terdaftar memiliki data yang jelas dan tidak terjadi tumpang tindih. Semoga mereka mendapat rezeki untuk melaksanakan ibadah umrah melalui program dari Pemprov Kaltim,” tegasnya.
Selain itu, bantuan serupa juga diberikan kepada pengurus rumah ibadah dari agama lain sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam menjaga kerukunan umat beragama.
Dalam tausiyah subuhnya, KH Ahmad Zaini mengajak seluruh jamaah untuk meningkatkan semangat beribadah selama Ramadan, mengingat pahala yang diberikan Allah SWT pada bulan suci ini berlipat ganda.
“Jika kita berpuasa selama 30 hari, maka salat tarawih pun kita lakukan selama 30 hari. Pahala yang diberikan Allah SWT tentu berlipat ganda,” pesannya.
Ia juga mengingatkan bahwa meskipun kesibukan pekerjaan kerap menjadi kendala, Allah SWT tetap memberikan kesempatan untuk beribadah melalui i'tikaf.
“Rasulullah SAW bersabda, barang siapa yang beriktikaf karena Allah SWT, insyaallah dosa-dosanya akan diampuni,” jelasnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemprov Kaltim, serta Ketua Yayasan Masjid Al Ma’ruf, H. Prof. Masjaya.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar