DPRD Kota Balikpapan

Halili Adinegara: Pentingnya Peran Orangtua Awasi Aktivitas Anak

lihat foto
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Halili Adinegara. Foto: BorneoFlash/Ardian
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Halili Adinegara. Foto: BorneoFlash/Ardian

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Meningkatnya aktivitas berisiko di kalangan remaja Balikpapan, seperti balap lari liar, trek-trekan, dan perang sarung, menjadi perhatian serius. Aktivitas-aktivitas tersebut tidak hanya membahayakan keselamatan peserta, tetapi juga orang lain di sekitarnya.

Menanggapi fenomena ini, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Halili Adinegara, saat dikonfirmasi melalui Sambungan Seluler oleh tim Borneoflash.com,

"mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi anak-anak, terutama di bulan Ramadan yang penuh berkah dan refleksi diri." Pada Senin (03/03/2025).

Ramadan adalah waktu yang tepat untuk mendekatkan diri kepada Tuhan dan melakukan introspeksi, bukan untuk terlibat dalam kegiatan berisiko.

"Ramadan adalah bulan yang penuh makna untuk introspeksi dan mendekatkan diri kepada Tuhan. Jadi, kita tidak seharusnya membiarkan anak-anak terlibat dalam kegiatan berisiko seperti trek-trekan yang bisa membahayakan keselamatan mereka," ujar Halili.

Menurut Halili, meskipun kepolisian berusaha menjaga ketertiban, peran orang tua sangat vital, terutama pada malam hari ketika aktivitas remaja biasanya meningkat.

Ia mengimbau agar orang tua lebih peduli terhadap keberadaan anak-anaknya apalagi jika sudah larut malam. "Anak belum pulang lebih dari pukul 22:00 WITA, orang tua sebaiknya segera mencari tahu keberadaan mereka. Ini untuk mencegah anak-anak terjerumus dalam kegiatan yang dapat merugikan," tegas Halili.

Fenomena trek-trekan, balapan lari liar dan perang sarung yang semakin marak di kalangan remaja ini, meskipun terlihat sepele, bisa memicu konflik dan menimbulkan ketegangan sosial di masyarakat.

Halili mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan bulan Ramadan sebagai kesempatan untuk melakukan kegiatan yang lebih positif dan produktif.

"Ramadan adalah kesempatan bagi kita semua untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kebersamaan. Mari kita gunakan waktu ini untuk aktivitas yang bermanfaat, sehingga tidak hanya diri kita yang mendapatkan manfaat, tetapi juga lingkungan sekitar," pungkas Halili.

Dengan upaya bersama dari orang tua, masyarakat, dan pemerintah, diharapkan suasana Ramadan di Balikpapan dapat berjalan lebih damai, aman, dan penuh berkah. (Adv)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar