BorneoFlash.com, SAMARINDA - Hari ini, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) dan Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ) melaksanakan uji coba terhadap Jembatan Mahakam I.
Meskipun proses investigasi telah selesai, hasil kelayakan jembatan yang telah berusia puluhan tahun tersebut baru akan diumumkan pada Kamis.
Sementara itu, pengendara dari Samarinda Seberang masih dapat melintas besok.
Berdasarkan rapat terbaru, Jembatan Mahakam I ditutup sepenuhnya pada hari ini, Selasa, 4 Maret 2025, untuk kegiatan investigasi kelayakan yang dilakukan oleh BBPJN Kaltim dan KKJTJ.
Investigasi ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari kecelakaan sebelumnya, di mana sebuah tongkang yang membawa kayu menabrak pilar jembatan.
Insiden tersebut, yang merupakan yang ke-22 kalinya, ditambah dengan usia jembatan yang telah mencapai 39 tahun, memerlukan evaluasi mendalam terhadap kondisinya.
Setelah dilakukan uji coba rekayasa lalu lintas dua arah dan beberapa kali buka-tutup jembatan sebelumnya, penutupan jembatan hari ini dimulai sekitar pukul 09.00 WIB.
Pengendara dari Samarinda Seberang yang hendak menuju Kota Samarinda dialihkan melalui Jembatan Mahkota dan Jembatan Mahulu. Sementara itu, lalu lintas di Jembatan Mahakam IV tetap berjalan normal.
BBPJN dan KKJTJ melaksanakan uji coba teknis, termasuk uji beban dinamis menggunakan truk enam roda dengan muatan 10 ton. Truk tersebut dijalankan di atas pilar 2 dan 3, yang sebelumnya tertabrak.
Priyo Suprobo, Tenaga Ahli KKJTJ dari Kementerian PUPR, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan uji dinamis pada dua bentang jembatan, yaitu yang berukuran 100 meter dan 60 meter.
Uji ini bertujuan untuk mengukur kekuatan dan kelayakan jembatan yang sudah cukup tua tersebut.
“Pada uji ini, kami mengukur frekuensi jembatan. Jika dibandingkan dengan jembatan baru, Mahakam I tergolong cukup kaku dan kuat. Jembatan ini berusia 39 tahun dan telah mengalami 22 kali tabrakan oleh tongkang, namun alhamdulillah pemeliharaan dari Kementerian PUPR cukup baik. Namun, hasil final baru akan terlihat nanti,” ujarnya pada Selasa.
Priyo menambahkan bahwa pihaknya bersama BBPJN akan melakukan pembahasan evaluasi pada sore hari menjelang malam untuk menentukan kelayakan jembatan tersebut.
Namun, dirinya belum dapat memastikan atau mengungkapkan hasil evaluasi pada saat itu.
“Hasil evaluasi akan dibahas setelah buka puasa, dan pengumuman akan dilakukan pada Kamis,” jelasnya.
Di tempat terpisah, Hendro Satrio MK, Kepala BBPJN Kaltim, menyatakan bahwa pengujian terhadap Jembatan Mahakam I yang memerlukan penutupan telah selesai dilakukan.
Pihaknya kini hanya perlu memproses hasil investigasi dan evaluasi lebih lanjut untuk menentukan langkah selanjutnya terkait kondisi jembatan.
“Sepertinya besok, jika pihak kepolisian dan Dinas Perhubungan sudah siap, jembatan bisa dibuka kembali. Karena pengujian kami sudah selesai,” ungkap Hendro.
“Namun, hasil evaluasi baru akan dibahas malam ini dan diumumkan pada hari Kamis,” tambahnya.
Berdasarkan pengamatan, Jembatan Mahakam I telah dibuka kembali pada sore hari. Lalu lintas kendaraan dari Samarinda Seberang menuju Kota Samarinda pun kembali berjalan normal.
Penutupan jembatan yang awalnya direncanakan berlangsung selama dua hari, dipercepat.
Ketika dikonfirmasi, Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Samarinda, La Ode Prasetyo, mengonfirmasi bahwa besok jembatan akan dibuka kembali.
“Jembatan akan dibuka besok sambil menunggu hasil evaluasi,” ujarnya singkat.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar