Pemkot Samarinda

Tinjau Ketersediaan Bahan Pokok Jelang Ramadan, Pemkot Samarinda Pastikan Stabilitas Harga

Asisten II Pemkot Samarinda, Marnabas Patiroy Saat sidak ke sejumlah lokasi guna memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bapokting, pada Rabu (26/2/2024). Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa
Asisten II Pemkot Samarinda, Marnabas Patiroy Saat sidak ke sejumlah lokasi guna memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bapokting, pada Rabu (26/2/2024). Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa
Sementara itu, terkait persediaan daging, Pemkot Samarinda telah berkoordinasi dengan Bulog untuk mendatangkan 14 ton daging beku dalam waktu dekat.

"Dengan langkah ini, kami berharap kebutuhan daging masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri dapat terpenuhi tanpa kendala," katanya.

Untuk komoditas beras, Pemkot Samarinda juga memastikan bahwa pasokan tetap aman.

Saat ini, stok beras di gudang Bulog mencapai sekitar 7.400 ton, yang diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama empat hingga lima bulan ke depan.

Selain itu, Bulog juga akan membeli sekitar 450 ton beras dari petani setempat sesuai dengan instruksi Badan Pangan Nasional (Bapanas).

Dalam hal distribusi gas, Marnabas mengungkapkan adanya kendala teknis pada alat timbangan di Pangkalan Gas Toko Sumber Fortuna.

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan di SPBE Tanah Merah, dipastikan bahwa standar pengukuran telah sesuai.

"Kami akan mengirim tim kembali untuk memastikan semua sistem distribusi gas berjalan dengan baik dan tidak ada ketidaksesuaian," tegasnya.

Dengan berbagai langkah antisipatif ini, Pemkot Samarinda berkomitmen untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri.

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar