BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Meningkatnya curah hujan yang tinggi di wilayah Balikpapan membuat Satuan Polairud Polresta Balikpapan mengambil langkah sigap dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat di wilayah perairan.
Demi mencegah potensi musibah, kecelakaan laut, dan tindak kriminal seperti pencurian di atas kapal yang sedang lego jangkar, personel Polairud meningkatkan patroli serta memberikan imbauan kepada masyarakat pesisir.
Kasat Polairud Polresta Balikpapan, AKP Gindo Panjaitan, menegaskan bahwa pihaknya meningkatkan kewaspadaan dini terutama di daerah tepi pantai dan perairan sungai guna mengantisipasi dampak cuaca ekstrem.
"Kami mengintensifkan penjagaan dan pembinaan masyarakat perairan untuk memastikan keamanan dan keselamatan mereka. Cuaca yang tidak menentu bisa menjadi ancaman serius, baik bagi nelayan maupun pengguna transportasi air, ujar AKP Gindo Panjaitan, Kamis (30/1/2025).
Kegiatan patroli dan imbauan keselamatan ini dilaksanakan pada Rabu (29/1/2025) mulai pukul 20.00 hingga 08.00 WITA di wilayah hukum perairan Polresta Balikpapan. Sejumlah langkah strategis dilakukan guna meningkatkan kesadaran masyarakat pesisir terhadap keamanan dan keselamatan.
Fokus Kegiatan Kamtibmas Pesisir:
Mengimbau masyarakat pengguna jasa transportasi air agar mengutamakan keselamatan saat berlayar. Mendorong peran aktif warga pesisir dalam menjaga keamanan lingkungan mereka.
Menyarankan nelayan untuk selalu memperbarui informasi cuaca dari BMKG sebelum melaut.
Mengingatkan motoris speedboat di Pelabuhan Semayang untuk selalu menggunakan life jacket dan mengutamakan keselamatan saat berkendara di air.
Menekankan pentingnya keselamatan kerja bagi para pekerja di Pelabuhan Semayang.
Dengan meningkatnya intensitas hujan, gelombang tinggi, serta risiko kecelakaan laut, Polairud Polresta Balikpapan berharap masyarakat semakin waspada dan mengikuti imbauan demi keselamatan bersama.
"Kami siap menjaga dan melindungi wilayah perairan Balikpapan. Namun, peran serta masyarakat dalam menjaga keselamatan diri sendiri juga sangat penting," tutup AKP Gindo Panjaitan.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar