Saat ini, gain produksi sebesar 6 MMscfd dan diharapkan meningkat hingga 8 MMscfd.
Untuk Project Peciko 8B, menurut Setyo, berupa pemasangan Booster Compressor Package, Liquid Transfer Pump, dan Diesel Engine Generator pada anjungan MWPA dan MWPB di lapangan lepas pantai Peciko.
Proyek Peciko 8B merupakan kelanjutan upaya PHM untuk menambah produksi gas dan kondensat dari Lapangan Peciko.
”Kami terus menjalankan operasi hulu migas yang efektif, unggul dan ramah lingkungan sehingga WK Mahakam dapat memproduksi migas secara berkelanjutan serta berkontribusi secara signifikan terhadap penambahan cadangan dan pencapaian target produksi migas nasional,” jelas Setyo.
Wakil Kepala SKK Migas Shinta Damayanti menyampaikan, peresmian ketiga proyek ini merupakan sebuah pencapaian penting sekaligus menunjukkan industri hulu migas nasional masih terus bergerak di tengah tantangan berat yang dihadapi.
Peresmian ini menjadi bukti nyata bahwa SKK Migas, Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) maupun usaha penunjang lainnya terus mencurahkan segala daya dan upaya dalam menjaga produksi nasional.
"Proyek-proyek ini akan berkontribusi untuk menambah kapasitas produksi gas sebesar 36 MMSCFD, minyak dan kondensat sebesar 16.000 BOPD. Puncak produksi yang diharapkan dari ketiga proyek tersebut untuk gas sebesar 11,9 MMSCFD, serta minyak dan kondensat sebesar 2.025 BOPD,” ungkap Shinta.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar