International Hybrid Conferences Tahun 2024, berlangsung di Ballroom Cheng Ho Universitas Mulia Balikpapan, pada hari Jumat (12/7/2024). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Universitas Mulia Balikpapan menggelar Konferensi Internasional Hybrid 2024 untuk menegaskan posisinya di panggung internasional.
Mewakili Wali Kota Balikpapan, H. Rahmad Mas'ud, Staf Ahli Bidang Sosial, Kesejahteraan dan Pengembangan SDM Setda Kota Balikpapan, Adamin Siregar, menghadiri pembukaan Konferensi Internasional Hybrid Tahun 2024 di Ballroom Cheng Ho Universitas Mulia Balikpapan, pada hari Jumat, (12/07/2024).
Konferensi Internasional Hybrid Tahun 2024 meliputi kegiatan International Conference of Science and Information Technology in Smart Administration (Icsintesa) dan Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Administrasi (Seminastika). Adamin menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu kebanggaan bagi Balikpapan karena Balikpapan memiliki perguruan tinggi yang setaraf internasional.
Staf Ahli Bidang Sosial, Kesejahteraan dan Pengembangan SDM Setda Kota Balikpapan, Adamin Siregar hadir di International Hybrid Conferences Tahun 2024, berlangsung di Ballroom Cheng Ho Universitas Mulia Balikpapan, pada hari Jumat (12/7/2024). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Konferensi Internasional Hybrid Tahun 2024 di hadiri oleh 30 negara :
Indonesia
Filipina
Thailand
Malaysia
Australia
Italia
Iran
Nigeria
Palestina
Taiwan
Cina
Mesir
Irak
Irlandia
Maroko
Belanda
Selandia Baru
Rusia
Somalia
Amerika Serikat
Bangladesh
Kanada
Ethiopia
Spanyol
Sri Lanka
Turki
Uni Emirat Arab
Yaman
India
Vietnam
Afghanistan
Peru
Konferensi ini sangat relevan karena teknologi informasi memainkan peran penting dalam kehidupan sehari-hari, memberikan kemudahan bagi masyarakat.
"Kita memiliki waduk Manggar. Teknologi apa yang bisa digunakan untuk memastikan suplai air yang cukup di Balikpapan? Ini bisa menjadi salah satu topik selanjutnya," ujarnya.Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Universitas Mulia yang telah mengadakan seminar internasional dan nasional.
"Kami berharap hasil seminar ini dapat bekerja sama dengan BRIN, karena penelitian itu sangat penting. Tentunya dengan melibatkan generasi muda di Balikpapan. Ini menjadi peluang dan tantangan," tambah Adamin. Adamin berharap kegiatan ini dapat berlanjut dan perguruan tinggi lain di Balikpapan dapat mengikuti jejak Universitas Mulia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Balikpapan dan Kalimantan Timur.
Apalagi, Balikpapan yang telah menjadi pintu gerbang Ibu Kota Nusantara perlu menyiapkan Sumber Daya Manusia yang berkualitas.
Konferensi Internasional Hybrid Tahun 2024, berlangsung di Ballroom Cheng Ho Universitas Mulia Balikpapan, pada hari Jumat, 12/07/24. Foto: BorneoFlash.com/Niken Sulastri
"Kita harus kolaborasi dan bersinergi dengan pemerintah dan perguruan tinggi. Tidak ada satu instansi yang lebih unggul, tetapi kita harus bekerja bersama-sama," tegasnya.
Narasumber Konferensi Internasional Hybrid Tahun 2024:
Dean of Faculty of Computer Science, Caraga State University, Filipina: Prof. Vicente Aquino Pitogo, DIT
National Taiwan University of Science and Technology, Taiwan: Prof. Shi Jin Horng, Ph.D
Universitas Telkom Bandung: Prof. Dr. Suyanto, S.T., M.Sc
Executive Director Yayasan Airlangga Balikpapan: Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar